POJOKSATU.ID - Pemerintah melalui Kemensos memberikan tanggapan serius terkait beredarnya isu negatif mengenai harga sepatu untuk program Sekolah Rakyat di media sosial.
Menteri Sosial secara tegas menyatakan bahwa informasi mengenai penggelembungan harga sepatu tersebut adalah berita bohong yang tidak berdasar.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa foto yang tersebar di jagat maya merupakan dokumentasi lama saat penyerahan hadiah dari pejabat daerah.
Sepatu yang menjadi sorotan tersebut ternyata bersumber dari anggaran daerah dan bukan merupakan bagian dari pengadaan pemerintah pusat.
Untuk memastikan kejelasan informasi bagi publik, kementerian telah membentuk tim khusus yang dipimpin oleh inspektorat jenderal.
Tim ini bertugas melakukan penelusuran mendalam dan akan memberikan laporan resmi dalam waktu dekat mengenai kondisi yang sebenarnya.
Setiap jenis sepatu yang dibagikan kepada siswa memiliki spesifikasi dan fungsi yang berbeda sehingga harganya pun tidak bisa disamaratakan begitu saja.
Pihak kementerian menyayangkan adanya upaya memutarbalikkan fakta yang bertujuan membentuk opini buruk di tengah masyarakat.
Meskipun demikian, pemerintah tetap terbuka terhadap segala kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan pelayanan.
Proses pengadaan sarana sekolah selama ini diklaim telah melalui mekanisme lelang transparan yang dapat dipertanggungjawabkan secara administratif.
Investigasi internal ini diharapkan dapat menghentikan simpang siur informasi yang meresahkan orang tua siswa dan guru.
Kementerian berjanji akan menindaklanjuti setiap temuan jika memang ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan di lapangan.
Transparansi dalam menangani isu viral ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga integritas program bantuan pendidikan nasional.
Dengan adanya penjelasan resmi ini, diharapkan masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar di platform digital tanpa bukti yang kuat.***




