POJOKSATU.id - Gebyar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di SD Negeri Empang 2 Kota Bogor, sukses digelar pada Jumat 6 Oktober 2023.
Lantunan Isyfa'lana yang berisi pujian dan doa memohon syafaat kepada Nabi Muhammad SAW menggema dari halaman sekolah SD Negeri Empang 2 Kota Bogor.
Semua siswa dan warga sekolah dengan serempak dan penuh semangat menghangatkan suasana Maulid Nabi di sekolah tersebut.
Gemuruh lantunan Isyfa'lana yang dibawakan oleh grup hadroh SD Empang 2 Kota Bogor itu membuat para undangan diantaranya Kasi Kurikulum SD Disdik Kota Bogor Rini Mulyani, perwakilan Kelurahan dan RW di lingkiungan sekolah, perwakilan Kantor Pajak, serta perwakilan BRIN Kebun Raya Bogor, berdecak kagum.
Diisi dengan berbagai acara bernuansa islami, peringatan Maulid Nabi di SD Negeri Empang 2 Kota Bogor menampilkan grup hadroh binaan sekolah, siraman rohani oleh da'i cilik, dan dongeng islami oleh pendongeng Kak Ade Budiman.
Saat acara Maulid Nabi di SD Negeri Empang 2 Kota Bogor berjalan, warga sekolah baik itu guru-guru dan orangtua khususnya para siswa sangat antusias mengikuti setiap sesi, terutama ketika da'i cilik Aldebaran beraksi di panggung.
Para jemaah yang hadir dengan seksama mendengar setiap kata yang disampaikan oleh Aldebaran, yang juga merupakan siswa dari SD Negeri Empang 2 Kota Bogor.
Aldebaran dengan lihai menyampaikan pesan demi pesan yang mengutarakan tentang cara menghormati orang tua dan guru. Bahasanya yang lugas, membuat jamaah dan warga sekolah mengangguk-angguk, tersenyum hingga spontan bertepuk tangan.
Acara bertambah meriah saat Kak Ade Budiman mulai mendongeng. Para siswa merangsek ke depan panggung dan mendengarkan dengan penuh perhatian dongeng islami dari Kak Ade. Sesekali pecah gelak tawa saat mendengar bagian cerita yang jenaka.
Dalam acara Maulid Nabi SD Negeri Empang 2 Kota Bogor, Kak Ade bicara tentang nilai-nilai kebaikan kepada orang tua, guru, teman dan sesama manusia dengan mencontoh akhlak nabi Muhammad SAW.
Menurut Rini Mulyani, SD Empang 2 Bogor berani membuat terobosan menyelenggarakan acara yang meriah di sekolah, ketika sekolah lainnya belum berani melakukan banyak kegiatan sehubungan kondisi sumbangan yang tengah menjadi sorotan.
Baca Juga: Ramai Ekskul Terhenti, Komite Sekolah Boleh Galang Dana, Ini Bedanya Bantuan, Sumbangan dan Pungutan
"Saya lihat acaranya lebih meriah dari tahun sebelumnya. Ini menjadi harapan wujud kerjasama yang baik antara sekolah dan komite sekolah, juga dengan seluruh orang tua murid dan lingkungan sekitar dalam mendukung kegiatan belajar mengajar yang lebih berkualitas," ujar Kasi Kurukulum SD Disdik Kota Bogor itu.
Kepala Sekolah SD Negeri Empang 2 Kota Bogor, Nizar menyampaikan rasa syukurnya atas suksesnya penyelenggaraan acara Maulid Nabi di sekolahnya.
"Tentu ini bukan hanya sekedar memperingati, tetapi merupakan bagian dari pembelajaran pembentukan karakter dengan mencontoh dan meneladani akhlak Rasulullah," ujar Nizar.
Nizar menyampaikan, pihak sekolah mempercayakan kegiatan ini kepada Komite Sekolah sebagai penyelenggara. Bentuk kerjasama dalam meningkatkan mutu pendidikan ini dilakukan melalui partisipasi dan kesadaran semua warga sekolah.
"Sesuai aturan saja. Semua warga sekolah alhamdulillah terbuka saling mendukung kegiatan bersama ini," jelas Nizar.
Baca Juga: Tak Semuanya Salah, Korlas Bisa Berperan, Komite Sekolah Diminta Bedah Kembali Regulasi
Ketua Komite Sekolah SD Negeri Empang 2 Kota Bogor Taufik Hasunna menjelaskan, sesuai fungsinya Komite Sekolah melakukan penggalangan dana kegiatan melalui berbagai sumbangan yang tidak mengikat.
"Tidak ada penetapan bentuk sumbangan, sehingga semua warga sekolah dapat berpartisipasi sesuai kemampuan. Hasilnya justru jauh lebih efektif dan lebih mudah. Kita galang bersama, sehingga baik siswa maupun sekolah benar-benar mengandalkan kesadaran dan kebersamaan," ujar Taufik.
Taufik menyampaikan, Komite Sekolah justru harus memiliki peran penting untuk mengurangi terjadinya potensi pungli. Salah satunya adalah dengan melakukan kerjasama dengan pihak di luar sekolah.
"Melalui Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, Komite Sekolah sebetulnya punya tanggung jawab untuk ikut mengawasi pelaksanaan pendidikan di sekolah, sehingga potensi pungli itu justru harus dimotori oleh Komite Sekolah," tegasnya.
Baca Juga: Hapus Korlas, Ekskul di Sekolah Bogor Galau dan Ikut Terhenti, Perwali Jadi Jawaban
Senada, Ketua Panitia Maulid Nabi SD Negeri Empang 2 Kota Bogor, Mama Khalifa menuturkan warga sekolah, baik itu orangtua maupun lingkungan sekitar sangat mendukung dan terbuka menyampaikan berbagai bentuk sumbangan.
"Alhamdulillah ada yang menyumbang buah-buahan, air minum dan memang ada juga yang berbentuk dana tanpa kami harus menetapkan jumlahnya. Hasilnya, alhamdulillah, ini berkat peran semua orangtua, pihak sekolah dan lingkungan di sekitar sekolah. Saya ucapkan terimakasih untuk semua pihak," ujar Mama Khalifa. ***



