POJOKSATU.id - Ganti topik urusan bukti dukung, PMM, sertifikat dan RKP, kini sekolah atau setiap satuan pendidikan harus mulai berfokus menyusun kewajiban untuk memiliki Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP).

Para guru dan kepala sekolah belum masuk masa tenang karena masih harus berjibaku menyusun KOSP yang merupakan acuan dalam menjalankan proses pembelajaran di sekolah.

KOSP adalah kurikulum yang disusun oleh sekolah berdasarkan struktur kurikulum dan standar yang ditetapkan oleh pemerintah.

Dengan kata lain, KOSP adalah kurikulum merdeka di tingkat satuan pendidikan yang memuat semua rencana proses belajar.

Baca Juga: TETAP SENYUM MANIS, Penyesuaian Gaji Pokok PNS, PPPK dan Pensiun Dimulai Maret 2024, Ini Alasannya

Itu sebabnya, KOSP di setiap sekolah biasanya berbeda, karena kondisi dan karakter tiap sekolah tidaklah sama sehingga harus menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah.

Pada akhirnya, Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) dijadikan sebagai sebuah dokumen yang berisi rencana proses belajar yang diselenggarakan di satuan pendidikan.

Sebagai catatan, dokumen kurikulum operasional di satuan pendidikan diharapkan menjadi dokumen yang dinamis, bisa diperbarui secara berkesinambungan, menjadi referensi dalam keseharian, direfleksikan, dan terus dikembangkan.

Baca Juga: JANGAN GAGAL PAHAM, Begini Penjelasan Gaji Pokok, Info Gaji Berkala dan Gaji Istimewa Untuk PPPK, Lengkap Besaran Gaji dalam Perpres 2024

Untuk menyusun itu, simak komponen utama dalam mengembangkan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan.

  • Karakteristik satuan pendidikan
  • Visi, misi, dan tujuan
  • Pengorganisasian pembelajaran
  • Perencanaan pembelajaran

Untuk membuat dokumen KOSP, langkah pertama yang penting dilakukan adalah memahami dengan baik kerangka dasar kurikulum yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Berikut kerangka dasar  KOSP yang ditetapkan pemerintah.

  • Tujuan Pendidikan Nasional
  • Profil Pelajar Pancasila
  • Standar Nasional Pendidikan
  • Struktur Kurikulum
  • Prinsip Pembelajaran dan Asesmen
  • Capaian Pembelajaran

Khusus untuk SMK, kerangka dasar  KOSP ditambah dengan memahami kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja terkait.

Baca Juga: GURU GAGAL TIDUR, Bu Nunuk Minta JANGAN MISKONSEPSI, Hanya Ini yang Wajib Dikerjakan Guru di PMM, Pemberian TPP Dinilai dari Kinerja 2023

Selanjutnya, dalam mengembangkan  KOSP, perlu memperhatikan beberapa prinsip berikut.

1. Berpusat pada peserta didik

Untuk melihat pengembangan yang berpusat pada peserta didik, dapat diketahui melalui rapor mutu pendidikan berdasarkan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

ANBK diselenggarakan tiap tahun yang diikuti oleh siswa kelas 5, baik dari segi literasi maupun numerasi, serta karakter maupun lingkungan belajarnya.

2. Kontekstual

Memperlihatkan kekhasan dengan karakteristik di satuan pendidikan tersebut, yakni dari sisi sosial budaya.

3. Esensial

Prinsip  KOSP harus terkait dengan hal-hal yang digunakan di sekolah tersebut, misalnya yang berkaitan dengan tradisi daerah yang harus diikuti oleh tiap sekolah.

4. Akuntabel

 KOSP harus dapat dipertanggungjawabkan karena berbagai data yang ada akan diuji dan dianalisa.

5. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan

Pengembangan  KOSP tidak hanya melibatkan kepala sekolah yang berperan sebagai pembuat kurikulum, namun tenaga pendidik, komite, mitra sekolah, dan pengawas yang terlibat dalam satu kesatuan yang selaras.

Baca Juga: Cek Jadwal Turun SK PPPK 2024, Ketahui Fungsi IDENTITAS PEGAWAI, Sama-sama 18 Digit Angka, Ini Bedanya NI PPPK dengan NIP PNS

Ujung-ujungnya, prinsip pengembangan kurikulum operasional sekolah ini bertujuan untuk membantu proses berpikir dalam menyusun kurikulum operasional sekolah.

Berikut tujuan utama dari KOSP yang perlu dipahami.

  • Sebagai pedoman dalam mengembangkan kurikulum
  • Sebagai pedoman mengevaluasi program sekolah
  • Sebagai acuan untuk perencanaan program selanjutnya
  • Sebagai bahan informasi untuk para pemangku kepentingan
  • Membantu proses berpikir dalam menyusun kurikulum operasional sekolah

Memuat semua rencana proses belajar yang diselenggarakan sebagai pedoman seluruh penyelenggaraan pembelajaran

Kemendikbud sudah menerbitkan panduan dan contoh untuk penyusunan  KOSP itu melalui web kemdikbud.go.id. Untuk mempelajari dapat dilihat dan didownload contoh  KOSP ini.

Sebagai catatan, satuan pendidikan atau sekolah memiliki kebebasan untuk mengembangkan dengan cara lain selama selaras dengan tujuan utama dari kurikulum operasional sekolah. ***