POJOKSATU.ID - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), tidak hanya fokus pada sekolah negeri.

Tetapi juga menjadikan sekolah swasta sebagai mitra strategis untuk mencapai pemerataan kualitas pendidikan.

Upaya ini dibuktikan dengan disalurkannya bantuan revitalisasi kepada 13.000 sekolah swasta pada tahun ini, dengan target mencapai 30.000 sekolah dalam dua tahun ke depan.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, menunjukkan komitmen ini dengan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Pondok Pesantren Al-Hasan, Ciamis.

Baca Juga: Wamendikdasmen Dorong Pembiasaan Hidup Sehat dan Pembatasan Penggunaan Gawai dari PAUD!

Di sana, ia meletakkan batu pertama untuk pembangunan fasilitas baru, sekaligus menekankan peran vital pesantren sebagai pusat pendidikan agama, inovasi, dan pembentukan karakter bangsa.

Setelah itu, Wamen Atip menjadi pembicara utama dalam sebuah seminar pendidikan.

Dalam acara bertema Arah Kebijakan Pendidikan Nasional tersebut, ia menjabarkan tiga agenda besar pemerintah.

Hal tersebut yaitu pemerataan akses pendidikan, peningkatan kompetensi guru, dan penguatan kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga: Fitur Live TikTok Kembali Dibuka, Apakah Keamanan Pengguna Kini Jadi Prioritas Setelah Demo Mereda?

Kunjungan hari itu ditutup dengan kunjungan ke SMPN 1 Banjar, di mana ia memotivasi para siswa untuk berani bermimpi dan terus berprestasi, karena masa depan bangsa berada di tangan mereka.

Wamendikdasmen berharap bahwa kunjungan kerjanya dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, khususnya di Jawa Barat, demi mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Kunjungan kerja Wamendikdasmen di Jawa Barat ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah swasta, dan masyarakat.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan kualitas pendidikan di Indonesia dapat semakin merata dan memberikan dampak nyata bagi pembentukan generasi mendatang yang kompeten dan berkarakter.***

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Ferdy Wamala