POJOKSATU.id, INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) berkomitmen untuk membantu membuka akses pendidikan bagi seluruh warga negara Indonesia. Salah satunya melalui Kartu Indonesia Pintar Kuliah Merdeka (KIP-K Merdeka).

Pada tahun 2024 ini, ITB pun akan menyalurkan kembali kepada calon mahasiswa baru sesuai dengan kuota yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yakni sebanyak 787.

Bantuan KIP-K yang disalurkan ITB terbuka bagi seluruh mahasiswa dari tiga jalur penerimaan mahasiswa baru di ITB, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri (SM).

Baca Juga: Kenalan dengan Fikri Abdilah, Dai Muda Berprestasi dari Bogor, Berkomitmen Sebarkan Pesan Kebaikan

Adapun persyaratan penerima KIP-K Merdeka Tahun 2024, yakni lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), atau bentuk lain yang sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal lulus 2 (dua) tahun sebelumnya.

Syarat lainnya telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk Perguruan Tinggi Akademik atau Perguruan Tinggi Vokasi baik PTN atau PTS yang telah terakreditasi pada Program Studi yang juga telah terakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.

Dan, memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus, yang didukung bukti dokumen yang sah.

Baca Juga: Jadwal Euro 2024 babak Penyisihan Grup, Lengkap Stasiun TV yang Menyiarkan

Seluruh syarat lengkap untuk pendaftaran dapat pembaca akses di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/panduan.

Sementara itu, pendaftaran akun siswa KIP-Kuliah dibuka sejak 12 Februari 2024-31 Oktober 2024. Proses pendaftaran dilakukan di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

Kasubdit Beasiswa Direktorat Kemahasiswaan ITB, Nenden Rina Ratnakomala, mengatakan, "Setiap tahun ITB mendapat kuota (dari Kemendikbudristek) bagi mahasiswa KIP-K. Bantuan pendidikan ini diberikan untuk perkuliahan mahasiswa selama 4 tahun."

Baca Juga: Simulasi Hasil Drawing Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Dipastikan Masuk Grup Neraka

Nenden mengatakan, dalam prosesnya, pihak kampus melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima KIP-K. Data tersebut lalu dilakukan verifikasi ulang oleh pihak Kemendikbudristek untuk bisa ditetapkan sebagai penerima.

Dia juga mengatakan sebanyak 2.184 mahasiswa ITB telah menerima manfaat program tersebut sehingga dapat menempuh pendidikan tinggi di ITB sejak 2020 hingga 2023.

Bantuan pendidikan KIP-K Merdeka merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk memberikan kesempatan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Baca Juga: Fans yang mencoba mencium Jin BTS di Event Peluk 1000 ARMY Dilaporkan ke Polisi

Program ini memberikan bantuan biaya hidup dan biaya pendidikan kepada para mahasiswa penerima.

Sementara itu, Staf Beasiswa Pemerintah Direktorat Kemahasiswaan ITB, Yuli Yudiharti, mengatakan bahwa seluruh calon mahasiswa berkesempatan untuk mendapatkan bantuan pendidikan tersebut selama memenuhi persyaratan yang ada.

Dia mengingatkan agar calon peserta teliti dalam mengisi persyaratan dan tidak mengganti kontak selama proses verifikasi dan validasi agar mudah dihubungi.

Baca Juga: Tak Ingin Dicap Jilat Ludah Sendiri, Oki Rengga Klarifikasi Bisa Sepanggung dengan Bung Towel saat Komentator Itu Dilempar Botol

Di luar itu, ITB berkomitmen untuk membantu biaya Pendidikan mahasiswa lainnya yang terkendala dengan biaya dengan menyediakan program beasiswa yang dikelola oleh Direktorat Kemahasiswaan ITB (https://kemahasiswaan.itb.ac.id/beasiswa/).

Beasiswa tersebut memiliki beragam manfaat bagi mahasiswa yang berhak, di antaranya untuk biaya hidup hingga pembayaran UKT. Beragam beasiswa tersebut selalu dimutakhirkan dan dapat diakses oleh seluruh mahasiswa ITB. ***