POJOKSATU.id - Anda sedang mencari pelatihan yang diakui sebagai bukti dukung RHK atau Rencana Hasil Kerja di PMM atau Platform Merdeka Mengajar?
Atau ragu dengan pelatihan apakah nantinya sertifikatnya tidak diakui sebagai bukti dukung RKH atau Rencana Hasil Kerja di PMM?
Lalu seperti apa pelatihan yang bisa jadi bukti dukung RHK atau Rencana Hasil Kerja di PMM?
Tenang saja, dalam artikel ini akan kami sediakan sederet pelatihan yang dijamin menyediakan sertifikat untuk bukti dukung RHK.
Baca Juga: Jangan Berpatokan pada 32 Poin RHK, SKP Bisa Gagal Dapat Nilai Baik Jika Ini yang Terjadi
Bukan itu saja, sertifikat dalam pelatihan ini dijamin diakui sebagai bukti dukung RHK pada PMM.
Dengan demikian Anda tidak perlu lagi khawatir atau ragu untuk mengikuti pelatihan ini.
Sehingga dijamin pula Anda akan mendapatkan poin RHK yang diinginkan setelah pengisian SKP atau Sasaran Kinerja Pegawai.
Sebagaimana diketahui bersama, bahwa di tahun 2024 ini, guru dan juga kepala sekolah, baik ASN maupun non ASN, diwajibkan melakukan perencanaan SKP.
Baca Juga: 32 Poin Langsung Terpenuhi, Ini 7 RHK dengan Poin Minimal 12 untuk Pengisian SKP di PMM
Tidak hanya guru yang berstatus pegawai sipil negara (PNS), tapi juga guru yang berstatu pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK.
Dalam pengisian SKP, para guru diarahkan pada laman yang berisi perencanaan pengembangan kompetensi.
Nah, untuk perencanaan pengembangan kompetensi, diwajibkan setiap guru setidaknya bisa meraih minimal 32 poin dan maksial 128 poin.
Hal itu berdasarkan Perdirjen GTK Nomor 7607/B.B1/HK.03/2023.
Poin tersebut diperoleh dengan memilih Rencana Hasil Kerja atau RHK yang efektif.
Sekaligus dapat berdampak bagi diri sendiri, komunitas pendidikan, maupun Satuan Pendidikan.
Total ada 18 RHK yang tersedia yang bisa dipilih untuk mengumpulkan poin dalam pengisian SKP.
Masing-masing RHK memiliki poin yang berbeda satu sama lainnya.
Baca Juga: Penjelasan Mudah dan Ringkas Apa Itu RHK pada SKP? Lengkap Tutorial Penyusunan SKP dan Pengisian RHK
Poin tersebut didasarkan pada bobot tingkat kesulitan masing-masing RHK.
Karena itu, dianjurkan untuk memilih RHK yang sesuai dengan minat dan pengembangan serta kemampuan.
Dengan demikian, nantinya Anda juga tidak akan kesulitan untuk memenuhi target RKH dalam pengisian SKP.
Jangan Berpatokan pada 32 Poin
Seperti disinggung di atas, pemilihan RHK disarankan agar tidak berpatokan pada angka minimal 32 poin.
Karena jika gagal memenuhi salah satu RHK saja, maka dipastikan 32 poin tersebut tidak akan terpenuhi.
Otomatis, pada akhir semester, bukan tidak mungkin Anda malah akan mendapat predikat kurang baik.
Untuk memastikan bisa memenuhi poin pengembangan kompetensi yang disyaratkan, pemilihan RHK sebaiknya lebih dari 32 poin.
Untuk angka amannya, pemilihan RHK pada tahap perencanaan menghasilkan setidaknya 40 poin ke atas.
Hal itu untuk mengantisipasi jika ada salah satu atau beberapa RHK yang disiapkan ternyata gagal terealisasi.
Aetidaknya ada 3 penyebab RHK tidak terlaksana dengan baik atau malah gagal mendapat poin.
Pertama, bukti dukung tidak terbit tepat waktu sebelum 30 Juni (semestesr 1) atau 31 Desember (semestes 2) tahun berjalan.
Kedua, bukti dukung ternyata tidak diakui.
Baca Juga: Daftar Poin RHK dalam Pengembangan Kompetensi, Guru Penggerak Auto Penuhi Syarat
Ketiga, Anda tidak bisa melaksanakan atau memenuhi RHK yang sudah dipilih dalam tahap perencanaan.
Nah, ketika poin tidak terpenuhi, secara otomatis akan berpengaruh ketika dikonversi menjadi angka kredit.
Sebagai catatan, keseluruhan RHK atau rencana hasil kerja harus dilaksanakan pada rentan waktu Januari hingga Juni 2024.
Termasuk tanggal penerbitan sertifikat sebagai bukti dukung.
Baca Juga: Masih Bingung Cara Mengisi RHK dalam SKP? Tutorial Lengkapnya Ada di Sini
Sebagai contoh, untuk guru penggerak harus mengikuti pendidikan pada periode ini (angkatan 9).
Sementra sertifikat untuk bukti dukung harus terbit sebelum awal Juli 2024.
Jika itu memenuhi bisa dilaksanakan maka guru penggerak auto memenuhi syarat poin pengembangan kompetensi karena memiliki 128 poin.
Baca di halaman selanjutnya...
Daftar Pelatihan yang Diakui sebagai Bukti Dukung RHK di PMM
Seperti yang sudah disinggung di atas, pemilihan pelatihan yang tepat sama pentingnya dengan pemilihan RHK atau Rencana Hasil Kerja.
Karena itu, kami sediakan daftar pelatihan yang diakui sebagai bukti dukung di PMM atau Platform Merdeka Mengajar.
Berikut ini daftar pelatihan yang diakui sebagai bukti dukung RHK atau Rencana Hasil Kerja.
Pelatihan di PMM
Pelatihan dan workshop yang digelar PMM tersebut sesuai dengan Rapor Pendidikan.
Jika kita mengikuti rekomendasinya, maka akan memperbaiki kualitas Rapor Pendidikan sekolah kita.
Begini tutorialnya:
1. Lakukan login atau masuk ke aplikasi PMM dengan akun belajar.id
2. Selanjutnya, klik 'Pelatihan Mandiri' yang ada pada menu utama
3. Scroll ke bawah pada menu 'Rekomendasi Belajar'
4. Pilih salah satu sesuai dengan bidang Anda
5. Pilih salah satu pelatihan yang akan diikuti
6. Ikuti pelatihannya, selesaikan modulnya, buat aksi nyatanya
7. Sertifikat akan diterbitkan setelah seluruh tugas diselesaikan
Untuk diketahui, masih pada laman yang sama, Anda juga bisa memilih tab 'Topik' pada bagian tengah atas.
Anda selanjutnya akan diarahkan pada topik-topik umum yang bisa diikuti dan menerbitkan sertifikat sebagai bukti dukung RHK.
Webinar di PMM
Sama dengan pelatihan dan workshop, webinar di PMM juga menyediakan sertifikat sebagai bukti dukung.
Untuk diketahui, webinar di PMM ini diselenggarakan oleh komunitas belajar yang resmi dan terdaftar di PMM
Karena dilaksanakan oleh PMM, maka dipastikan resmi dan terjamin.
Berikut ini tutorialnya:
1. Lakukan login atau masuk ke aplikasi PMM dengan akun belajar.id
2. Jika sudah login, silahkan kembali ke menu awal atau beranda
3. Pilih atau klik 'Komunitas'
4. Pilih atau klik 'Webinar' pada bagian atas
5. Pilih salah satu webinar yang tersedia
6. Lalu klik 'Daftar Sekarang'
7. Anda kemudian akan langsung mendapat tautan atau link untuk mengikuti webinar
8. Ikuti jadwal webinar yang disediakan
Pelatihan oleh Dinas Pendidikan
Selanjutnya adalah pelatihan yang digelar Dinas Pendidikan masing-masing.
Akan tetapi harus dipilih pelatihan yang sesuai dan memiliki keterkaitan dengan pembelajaran dan aktivitas belajar mengajar di sekolah.
Yang perlu Anda lakukan adalah adalah melakukan pendaftaran.
Untuk durasi jam disesuaikan dengan RHK yang sudah dipilih, maka sertifikat yang didapat nantinya akan dicantumkan durasi jam.
Tapi jika RHK yang dipilih tidak terdapat durasi jam, maka semua sertifikat bisa digunakan sebagai bukti dukung.
Pelatihan oleh Organisasi Profesi
Kemudian, Anda juga bisa mengikuti pelatihan yang digelar oleh organisasi profesi yang jumlahnya cukup banyak.
Tentunya organisasi profesi tersebut haruslah yang resmi dan terdaftar di Kemenkumham.
Pelatihan oleh Kelompok Kerja Guru atau KKG
Biasanya di setiap kecamatan terdapat masing-masing KKG.
Nah, Anda bisa mengikuti pelatihan yang digelar KKG, meski hanya tingkat kecamatan.
Namun yang perlu diingat adalah ada sertifikat untuk dipakai sebagai bukti dukung yang diakui untuk penilaian kinerja.
Pelatihan oleh Sekolah
Terakhir, adalah pelatihan yang diadakan oleh sekolah.
Pelatihan ini bisa mendatangkan narasumber guru, kepala sekolah, pengawas, atau bisa mengundang guru penggerak.
Dalam pelatihan tersebut terdapat praktik yang akan dilakukan sebagai bagian dari materi pelatihan.
Itulah informasi daftar pelatihan yang diakui sebagai bukti dukung RHK di PMM, salah satunya yang diselenggarakan sekolah. Semoga bermanfaat.***




