POJOKSATU.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi resmi membuka pendaftaran Program Bug Bounty 2026.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat keamanan sistem digital di sektor pendidikan nasional. 

Memasuki tahun kelima pelaksanaannya, kompetisi ini mengusung tema “Build Cyber Resilience”.

Melalui program ini, pelajar hingga tenaga pendidik diajak untuk berpartisipasi dalam menemukan celah keamanan siber secara bertanggung jawab.

Baca Juga: TPG April Diprediksi Cair Setelah Tanggal 20, Ini Penjelasan Alur Rekomendasi ke Kemenkeu yang Jarang Diketahui Guru

Ruang Aman untuk Uji Keamanan Sistem

Kepala Pusdatin, Wibowo Mukti, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai ruang aman atau sandbox bagi peserta.

“Program Bug Bounty dapat menjadi jembatan untuk mewujudkan passion di bidang keamanan siber menjadi prestasi yang membanggakan,” ujarnya, Selasa, 14 April 2026.

Peserta nantinya akan menguji sistem dalam lingkungan khusus yang tidak akan mengganggu layanan utama Kemdikdasmen. 

Pendekatan ini sekaligus mendukung penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) dalam kerangka Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Baca Juga: Potensi Resesi Global Imbas Perang Iran Amerika Berlanjut, Inggris Diprediksi Terdampak Paling Parah

Kategori Peserta yang Bisa Ikut

Kompetisi ini terbuka untuk empat kategori:

  • Siswa SMA/SMK/MA (minimal usia 17 tahun)

  • Mahasiswa

  • Guru

  • Dosen

Dengan cakupan ini, program Bug Bounty tidak hanya menyasar profesional, tetapi juga membuka ruang bagi talenta muda di bidang teknologi.

Baca Juga: Info GTK Belum Valid? Ini 7 Penyebab Utama Data Guru Tidak Sinkron dan Cara Mengatasinya Sebelum SKTP Terbit

Jadwal Penting Bug Bounty 2026

Berikut tahapan pelaksanaan yang perlu diperhatikan:

  • Pendaftaran: 1 – 30 April 2026

  • Bug hunting dan penjurian: 1 – 22 Mei 2026

  • Pengumuman pemenang: 19 Juni 2026

Peserta diharapkan mengikuti seluruh tahapan sesuai jadwal agar tidak kehilangan kesempatan.

Sistem Penilaian Kompetisi

Dalam proses penilaian, terdapat dua aspek utama:

  • Penilaian teknis (70 persen) berdasarkan standar CVSS v3.1

  • Penilaian laporan (30 persen)

Selanjutnya, lima finalis dari tiap kategori akan melaju ke tahap wawancara. Penilaian pada tahap ini mencakup teknik pengujian, kemampuan komunikasi, serta orisinalitas temuan.

Baca Juga: UKT UPN Veteran Jakarta 2026 Jalur SNBP dan SNBT, Kedokteran Tertinggi Tembus Rp22,3 Juta

Persyaratan Peserta

Agar bisa mengikuti program ini, peserta harus memenuhi beberapa ketentuan:

Cara Mendaftar Bug Bounty 2026

Berikut langkah pendaftarannya:

  • Kunjungi laman resmi amanbersama.kemdikdasmen.go.id

  • Klik tombol “Register”

  • Pilih kategori peserta

  • Masukkan data identitas (NISN/NIM/NIDN/NUPTK) dan tanggal lahir

  • Isi email dan nomor telepon aktif

  • Selesaikan pendaftaran dan tunggu konfirmasi email

  • Peserta lolos administrasi akan mendapat akses ke platform

  • Unggah perjanjian sebelum mengikuti tahap pengujian

Program Bug Bounty 2026 diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan siber, tetapi juga menjadi wadah bagi talenta digital Indonesia untuk berkembang. ***