POJOKSATU.id – Dirjen GTK Kemendikbud, Nunuk Suryani mengungkap jumlah kelulusan pada Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu Piloting Tahap 2 sebanyak 202.863 guru atau sebanyak 98,57 persen dari total peserta dinyatakan lulus Uji Kompetensi PPG (UKPPPG).
"Hallo Bpk Ibu, Assalamu'alaikum wrwb..selamat ya kepada Bpk Ibu guru yg sdh dinyatakan lulus UKPPPG bagi peserta PPG guru tertentu piloting tahap 2. Alhamdulillah 202.863 atau 98,57% guru telah lulus uji kompetensi PPG. Bagi yg belum lulus tetap semangat ya.. bisa ikut di UKPPPG berikutnya..," tulis Nunuk di akun resmi instagram miliknya, @@nunuksuryani.
Dengan demikian, bisa dihitung total peserta UKPPPG Guru Tertentu Piloting 2 mencapai 205.825 orang dan hanya 2.962 guru yang belum memenuhi standar kelulusan.
Proyeksi Abdul Mu'ti untuk Program PPG
Dalam kesempatan sambutan penutup di Seminar Nasional Pendidikan Matematika 2024, Rabu (13/11/2024) lalu di Aula Balai Besar Guru Penggerak (BBGP), Yogyakarta, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengungkap berbagai rencana perubahan PPG Guru Tertentu.
Mu'ti menyebut di tahun-tahun mendatang, pelatihan guru akan menjadi prioritas, termasuk pelatihan untuk 800.000 lebih guru pada tahun 2026.
Bahkan pada 2025, sertifikasi akan mencakup guru ASN dan Non-ASN. Pelatihan ini dirancang untuk mengembangkan kompetensi guru, termasuk bimbingan konseling, pendidikan nilai, dan entrepreneurship.
"Mungkin bapak ibu sekalian para guru di tahun-tahun yang akan datang akan ada banyak pelatihan guru, itu menjadi program paling tidak untuk program tahun 2026," ujar Mu'ti.
Mendikdasmen juga menegaskan sertifikasi guru juga akan diperuntukan bagi guru non ASN.
"Kemudian 2025 ini, itu yang tadi saya sampaikan ada ada sekian sertifikasi guru yang itu tidak hanya untuk guru yang sudah ASN, non ASN juga akan mendapatkan sertifikasi 2025," jelasnya.
Mendikdasmen Mu'ti juga menyampaikan kuota pelatihan dibuka bagi 800 ribu lebih guru yang disiapkan oleh Dirjen GTK, Nunuk Suryani.
"Bu Nunuk sudah merancang akan ada sekian seri pelatihan guru untuk 800.000 lebih guru. Bisa dibayangkan itu pelatihan itu tidak ada berhentinya itu," selorohnya.
Ia juga berencana memperbaiki sistem pelaporan agar lebih ringan dan substansial.
"Kemudian nanti tagihan-tagihan laporan yang kata banyak guru itu semalam suntuk baru bisa di-upload, nah mungkin nanti akan bisa lebih ringan karena beberapa komponennya akan dikurangi tanpa menghilangkan substansi," beber Mu'ti.
Perihal tersebut, Mu'ti menjelaskan akan ada surat edaran Menteri tentang sistem pelaporan tersebut. Ia juga mengaku sudah melakukan koordinasi dengan tim IT dan Pusdatin di kementeriannya.
Materi dan Tugas Baru Guru PPG
Mendikdasmen juga menjelaskan PPG akan dilengkapi dua materi baru PPG untuk memperkuat kualitas pendidik di Indonesia.
Abdul Mu'ti menjelaskan, penambahan ini dirancang berdasarkan empat kompetensi utama yang wajib dikuasai guru yaitu kepribadian, pedagogik, sosial, dan profesional.
Upaya peningkatan kompetensi guru ini akan dilakukan melalui program sertifikasi dan pelatihan dengan fokus pada bimbingan konseling dan pendidikan nilai.
Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter serta meningkatkan kemampuan guru dalam bidang konseling, seiring dengan meningkatnya kasus kekerasan di sekolah.
“Jadi, nanti yang ikut Pendidikan Profesi Guru jangan kaget kalau akan ada dua materi tambahan, yaitu bimbingan konseling dan pendidikan nilai,” ujar Abdul Mu’ti.
Mu'ti juga akan menambah tugas guru tidak hanya mengajar, tapi juga menjadi konselor dan mentor bagi murid.
"Tidak berarti bapak Ibu menjadi guru BK. Tapi guru harus punya kemampuan sebagai pembimbing supaya anak-anak kita ini kalau ada galau, ada masalah, ada berbagai kesulitan, itu mengadunya kepada guru," ujar Mu'ti.
Guru diharapkan sering-sering memantau laman ppg.kemdikbud.go.id. Informasi lengkap da resmi mengenai PPG Tertentu disampaikan pada laman tersebut. Sehingga informasi yang diterima valid dan tidak bias. ***




