POJOKSATU.ID - Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 tahun 2024 kembali menjadi perhatian masyarakat, khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menantikan kelanjutan pencairan bantuan sosial dari pemerintah.
Setelah BPNT tahap 1, 2, dan 3 disalurkan lebih dulu, kini banyak warga bertanya-tanya BPNT Tahap 4 kapan cair dan berapa nominal yang akan diterima per KPM?
Program BPNT merupakan salah satu bansos rutin dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok.
Bantuan ini disalurkan secara non-tunai melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk membeli bahan pangan di e-warong atau mitra resmi.
Baca Juga: PKK Kabupaten Bogor Bergerak Kurangi Sampah, Edukasi Dimulai dari Keluarga
BPNT Tahap 4 Kapan Cair?
Mengacu pada pola penyaluran tahun-tahun sebelumnya, BPNT Tahap 4 dijadwalkan cair pada periode Oktober hingga Desember 2025.
Pencairan tidak dilakukan serentak di seluruh Indonesia, melainkan bertahap sesuai kesiapan data dan wilayah masing-masing.
Biasanya, penyaluran dimulai dari daerah yang proses verifikasi datanya telah rampung lebih awal.
Sementara itu, daerah lain menyusul dalam beberapa minggu berikutnya.
Oleh karena itu, wajar jika ada KPM yang sudah menerima saldo BPNT, sementara yang lain masih menunggu.
Pemerintah menargetkan pencairan BPNT Tahap 4 rampung sebelum akhir Desember 2025, sehingga KPM tetap mendapatkan hak bantuannya untuk periode tiga bulan terakhir tahun ini.
Berapa Nominal BPNT Tahap 4 per KPM?
Untuk BPNT Tahap 4 tahun 2025, setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp200.000 per bulan.
Karena tahap 4 mencakup tiga bulan, yaitu Oktober, November, dan Desember, maka total bantuan yang diterima adalah:
Rp200.000 x 3 bulan = Rp600.000 per KPM
Nominal tersebut akan masuk ke saldo KKS BPNT dan dapat digunakan sekaligus atau bertahap sesuai kebutuhan penerima.
Dana BPNT tidak dapat diuangkan, melainkan ditukarkan dengan bahan pangan seperti beras, telur, daging ayam, ikan, atau bahan pokok lain sesuai ketentuan e-warong.
Baca Juga: BPNT Tahap 4 Kapan Cair? Begini Cara Hubungi Kantor Desa Agar Undangan Pencairan Tidak Gagal!
Cara Mengecek Apakah BPNT Tahap 4 Sudah Cair
Agar tidak salah informasi, KPM disarankan mengecek status pencairan BPNT secara mandiri melalui cara resmi berikut:
1. Website Cek Bansos Kemensos
Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id, masukkan data wilayah, nama lengkap, dan NIK sesuai KTP.
2. Aplikasi Cek Bansos
Aplikasi resmi Kemensos ini menampilkan status kepesertaan dan riwayat bantuan sosial.
3. Cek Saldo KKS
KPM dapat mengecek saldo BPNT melalui ATM atau mobile banking bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, atau BSI.
Baca Juga: Perluas UHC di Bogor, Sinergi BPJS Kesehatan–Pemkab Bogor Pastikan Warga tak Khawatir Biaya Berobat
Jika saldo bertambah, artinya BPNT Tahap 4 sudah masuk dan siap dimanfaatkan.
Penyebab BPNT Tahap 4 Belum Cair
Ada beberapa faktor yang membuat BPNT Tahap 4 belum diterima KPM, antara lain:
Data KPM belum valid atau masih dalam proses pemutakhiran.
NIK tidak sinkron dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Wilayah belum masuk jadwal pencairan tahap awal.
Rekening KKS bermasalah atau tidak aktif.
Jika mengalami kendala, KPM disarankan segera berkoordinasi dengan pendamping sosial atau aparat desa setempat.
Kemensos terus mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi tidak resmi terkait bansos.
Selalu pantau pengumuman dari kanal resmi pemerintah atau bertanya langsung ke kantor desa agar tidak tertipu hoaks pencairan.
Baca Juga: IKN Dikebut, Gibran Disebut Ingin Berkantor 2026 di Tengah Kritik Infrastruktur
Dengan memahami jadwal dan nominal BPNT Tahap 4 ini, KPM diharapkan bisa lebih siap memanfaatkan bantuan untuk kebutuhan pangan keluarga hingga akhir tahun 2025.***




