Bogor, POJOKSATU.id, Program Studi Biokewirausahaan, Fakultas Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBI Kesatuan), terus mendorong tumbuhnya wirausaha muda yang mampu mengolah potensi sumber daya hayati menjadi produk inovatif dan bernilai ekonomi.

Komitmen tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Be Young Entrepreneurship (BYE) 2026 yang memasuki tahun keenam, di Aula Gedung A Kampus IBI Kesatuan, Bogor, Selasa (13/10/2026).

Mengusung tema “Unlock Your Potential”, kegiatan ini mengajak generasi muda mengenali potensi diri sekaligus melihat peluang usaha yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

IBI Kesatuan menggelar Be Young Entrepreneurship 2026 di Bogor

Sekitar 500 peserta mengikuti kegiatan secara luring dan daring. Mereka berasal dari kalangan mahasiswa serta siswa SMA dan SMK di Kota dan Kabupaten Bogor.

Rangkaian acara mencakup lomba infografis, Bio Visit berupa pameran produk inovasi mahasiswa, serta seminar kewirausahaan yang menghadirkan Wali Kota Bogor, Dr. H. Dedie A. Rachim, M.A.

Dalam seminar, Wali Kota Bogor menyoroti potensi kota sebagai ruang belajar dan pengembangan kewirausahaan.

Perguruan tinggi, lembaga riset, sumber daya alam, perkebunan skala kota, pengelolaan lingkungan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk menemukan peluang bisnis.

Calon wirausaha perlu belajar langsung dari berbagai sektor agar tidak berhenti pada gagasan, tetapi mampu memahami kebutuhan pasar dan mengembangkan usaha yang sesuai dengan kondisi masyarakat.

Bagi Program Studi Biokewirausahaan IBI Kesatuan, semangat tersebut sejalan dengan pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan, kreativitas, dan peluang bisnis berbasis sumber daya hayati.

Melalui pendekatan biokewirausahaan, potensi bahan hayati dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah serta peluang untuk ditumbuhkan sebagai usaha.

Hal itu terlihat dalam Bio Visit, yang menampilkan beragam produk hasil pengembangan mahasiswa, mulai dari produk kecantikan hingga makanan dan minuman berbasis sumber daya hayati.

Pameran ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan hasil inovasi kepada masyarakat sekaligus memperoleh pengalaman dalam mempresentasikan produk dan mengenali peluang pengembangannya.

Bio Visit bukan sekadar pameran, melainkan gambaran praktik pembelajaran kewirausahaan: mahasiswa didorong mengubah ide menjadi produk, mengidentifikasi manfaat dan nilai jual, serta mempertimbangkan kebutuhan konsumen.

Dengan demikian, biokewirausahaan diperkenalkan sebagai bidang yang mempertemukan potensi hayati, inovasi, dan penciptaan nilai ekonomi.

Selain pameran, lomba infografis memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan gagasan secara visual.

Kompetisi ini melengkapi seminar dan pameran dengan mendorong kreativitas, keterampilan mengolah informasi, serta keberanian menyampaikan ide secara komunikatif.

Dari Bogor, membangun dampak untuk Indonesia

Penyelenggaraan BYE merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Himpunan Mahasiswa Biokewirausahaan bersama Program Studi Biokewirausahaan IBI Kesatuan untuk menumbuhkan minat kewirausahaan di kalangan generasi muda.

Upaya ini tidak hanya diarahkan pada lahirnya pelaku usaha baru, tetapi juga pada pengembangan wirausaha yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui inovasi berbasis sumber daya hayati.

Dampak yang ingin dibangun berawal dari lingkungan terdekat, yakni Kota Bogor, melalui pemanfaatan potensi lokal, penciptaan nilai tambah produk, dan terbukanya peluang usaha.

Dalam cakupan lebih luas, pendekatan ini diharapkan ikut mendukung penguatan kewirausahaan nasional, penciptaan lapangan kerja, serta pemanfaatan sumber daya hayati Indonesia secara berkelanjutan.

Memasuki tahun keenam, Be Young Entrepreneurship menegaskan kesinambungan peran mahasiswa dan Program Studi Biokewirausahaan IBI Kesatuan dalam membangun ekosistem kewirausahaan di kampus dan masyarakat.

Melalui kolaborasi pendidikan, pemerintah, dan generasi muda, BYE diharapkan menjadi pemantik lahirnya ide serta usaha inovatif yang dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata.

Semangat “Unlock Your Potential” mengajak generasi muda untuk melangkah dari mengenali potensi menuju aksi nyata.