POJOKSATU.id - Bagi Bapak Ibu peserta PPG Guru Tertentu 2025 Tahap 1 wajib waspada, jangan asal klik karena ada bahaya besar mengintai Anda!
Seperti diketahui, saat ini tahapan pelaksanaan program Pendidikan Profesi Guru bagi Guru Tertentu 2025 Tahap 1 sudah dimulai.
Pada saat ini, tahapan PPG Guter 2025 Tahap 1 telah memasuki tahapan Lapor Diri ke LPTK masing-masing.
Dimana berdasarkan jadwal, lapor diri berlangsung sampai dengan 1 Juni 2025.
Di tahapan ini, seluruh calon peserta diwajibkan melakukan lapor diri sebelum mengikuti pembelajaran.
Dalam lapor diri pula peserta menyerahkan data diri dan data pribadi.
Data pribadi ini cukup penting sebagai bagian panjang untuk menerima sertifikat pendidik atau serdik.
Serdik itu sendiri akan diterima para guru setelah dinyatakan lulus Pendidikan Profesi Guru.
Setelah mendapatkan serdik, maka guru berhak untuk mendapatkan Tunjangan Profesi Guru atau TPG.
Nah, penyaluran TPG atau tunjangan sertifikasi guru itu didasarkan pada data-data pribadi yang diserahkan guru ketika melakukan Lapor Diri.
Karena itu, jika ada kesalahan pada data pribadi, maka dipastikan proses pencairan TPG pun akan mengalami hambatan atau kendala.
Bakan kesalahan yang sangat kecil sekalipun, seperti memasukkan satu angka saja, maka akan sangat berpengaruh.
Dari hal ini bisa disimpulkan begitu pentingnya data pribadi yang harus dilampirkan pada saat Lapor Diri PPG Guru Tertentu 2025 Tahap 1.
Akan tetapi pada tahap ini pula, ada bahaya besar yang mengancam Bapak Ibu guru.
Ancaman bahaya besar itu terjadi jika Bapak Ibu guru asal klik sana-sini.
Seperti apa ancaman bahaya besar yang dimaksud? Silahkan simak penjelasannya di bawah ini.
Data Pribadi
Seperti diketahui, ada sejumlah data pribadi yang harus diserahkan ketika Lapor Diri PPG Guter 2025 Tahap 1.
Direktorat Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (Ditjen GTK) juga telah menerbitkan pengumuman resmi.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung melalui website resmi PPG Kemdikdasmen.
Dimana pengumuman mencakup ketentuan Lapor Diri secara umum, antara lain:
1. Pakta Integritas
2. Biodata Mahasiswa (sesuai format PD DIKTI)
3. Scan Ijazah S1/DIV yang dilegalisir
4. Scan Transkrip Nilai S1/DIV
5. Scan Kartu Identitas KTP/SIM
6. Scan Pas Foto Berwarna dimensi 4 x 6
7. Scan Surat Keterangan Sehat (dari fasilitas layanan kesehatan)
8. Scan Surat Keterangan Berkelakuan Baik dari Kepolisian
9. Scan Surat Bebas Narkotika, Psikotropika, dan Zat adiktif lainnya/NAPZA (dari Puskesmas/RSUD setempat/Kepolisian/BNN)
10. Scan NPWP (bagi yang memiliki)
11. Tambahan persyaratan dari LPTK masing-masing
Berdasarkan ketentuan di atas, sudah dipastikan data yang diserahkan adalah data atau dokumen pribadi yang sangat penting.
Bersamaan dengan itu, maka data lain seperti nomor kontek, email, dan lainnya juga ikut tersertakan secara otomatis.
Perlu disadari, dokumen pribadi, adalah dokumen yang jangan sampai diketahui oleh orang lain.
Jangan Asal Klik
Setelah melakukan Lapor Diri, maka Bapak Ibu guru akan bergabung dalam sebuah grup LPTK.
Grup tersebut berisi admin LPTK penyelenggara dan seluruh peserta PPG Guter 2025 Tahap 1.
Pada grup baik grup Whatsapp maupun grup Telegram, menjadi sarana komunikasi yang sangat dibutuhkan terkait pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru yang tengah dijalani.
Nah, di sinilah ancaman bahaya besar mengintai Anda.
Berdasarkan penelusuran redaksi Pojoksatu.id, saat ini bermundulan grup-grup palsu yang mengaku sebagai bagian dari LPTK.
Tidak jarang grup-grup tersebut dimanfaatkan oleh oknum tida bertanggung jawab untuk tujuan tertentu.
Salah satunya adalah tentu saja tujuan penipuan yang dilakukan oleh sindikat penipuan online.
Dimana oknum tersebut menjebak Bapak Ibu guru dengan modus tertentu.
Mulai dari permintaan data dan dokumen pribadi hingga menguras uang tabungan atau penarikan dana fiktif.
Hal ini berkaca pada penyelenggaraan PPG pada tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: POST TEST PPA Umum 1 Modul 1 PPG Guru Tertentu 2024, Soal dan Kunci Jawaban BOBOT NILAI TERTINGGI
Dimana tidak sedikit guru yang pada akhirnya menjadi korban penipuan.
Bukan saja penyalahgunaan dokumen pribadi, tapi juga sampai menguras isi tabungan yang dikumpulkan selama bertahun-tahun.
Kerugiannya pun cukup besar. Mulai dari ratusan ribu sampai dengan puluhan juta rupiah.
Jika sampai ini terjadi, maka dipastikan Bapak Ibu guru sendiri lah yang mengalami kerugian.
Antisipasi dan Solusi
Tentu saja Bapak Ibu guru tidak ingin hal itu terjadi bukan?
Nah, untuk menghindari dan mengantisipasinya, berikut 5 langkah antisipasi dan solusi yang bisa dilakukan:
1. Grup WhatsApp resmi dari LPTK hanya tersedia melalui dua jalur:
a. Tautan resmi yang muncul saat konfirmasi pendaftaran di sistem PPG
b. Tautan yang tercantum di laman resmi: https://ppg.dikdasmen.go.id
2. Jangan sembarangan bergabung ke grup yang mengklaim sebagai bagian dari LPTK tanpa sumber atau verifikasi yang jelas
3. Lindungi data pribadi Anda
4. Jangan pernah membagikan informasi seperti NIK, nomor rekening, password, dan data sensitif lainnya kepada pihak yang tidak dikenal, termasuk admin grup tidak resmi
Baca Juga: Download 5 Contoh Jurnal Pembelajaran Modul 1 PPG Guru Tertentu 2024, SIAP UPLOAD GRATIS TANPA BAYAR
5. Verifikasi dan konfirmasi informasi melalui:
a. Admin PPG Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di masing-masing daerah
b. Unit Layanan Terpadu di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi
Perlu ditekankan, bahwa guru yang sudah jadi korban dari penipuan ini jumlahnya tidak sedikit dengan kerugian yang juga tidak sedikit.
Jadi, sangat disarankan agar Bapak Ibu guru selalu waspada.
Jika mendapati tautan atau link yang cukup aneh dan tidak biasa, maka jangan di-klik.
Ada baiknya bertanya kepada rekan sejawat yang sudah lebih dulu menjalani PPG Guru Tertentu di tahun-tahun sebelumnya untuk berbagi pengalaman.
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Demikian informasi hal yang patut diwaspadai peserta PPG Guru Tertentu 2025 Tahap 1 agar jangan asal klik lengkap antisipasi dan solusinya.***




