POJOKSATU.id, ANGGOTA Komisi X DPR RI dan komedian, Denny Cagur, memberikan klarifikasi terbuka terkait tuduhan dugaan pemotongan senilai Rp200 per siswa penerima dana Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Klarifikasi ini disampaikan Denny Cagur sebagai jawaban atas surat terbuka dari politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron.

Dalam pernyataannya, Denny Cagur menegaskan bahwa tudingan terhadap timnya tidak benar. Ia memastikan bahwa nama yang disebut dalam laporan tersebut bukan bagian dari timnya dan telah memberikan klarifikasi melalui video yang diunggah di akun media sosial Denny.

“Terkait postingan @brorondm yang mengatakan bahwa ada laporan bahwa tim saya melakukan potongan beasiswa PIP, di sini saya pastikan bahwa hal tersebut tidak benar. Nama yang dituduhkan juga sudah membuat video klarifikasi,” kata Denny.

Baca Juga: PPPK Kategori Jabatan Tampungan DIUMUMKAN, DOWNLOAD Lampiran Nama dan SURAT RESMI di SIni, Kemenag Minta Waspadai Penipuan

Ia mengapresiasi fungsi kontrol sosial yang dilakukan Bro Ron, namun mengingatkan agar informasi yang disampaikan ke publik tetap mengedepankan kebenaran fakta.

Menurut Denny, informasi yang tidak diverifikasi dapat berkembang menjadi bola liar yang merugikan berbagai pihak.

“Sebagai fungsi kontrol, apa yang dilakukan @brorondm ini baik. Tapi alangkah lebih baik jika kebenaran fakta-fakta lebih dikedepankan agar tidak menjadi bola liar,” tambahnya.

Denny juga memberikan penjelasan soal surat yang menjadi lampiran dalam laporan Bro Ron. Ia membenarkan bahwa surat tersebut berasal darinya, dan merupakan surat pemberitahuan ke sekolah bahwa siswa yang bersangkutan memperoleh PIP melalui jalur aspirasinya.

Baca Juga: Deretan Publik Figur Soroti Kebijakan China Blokir Influencer Tanpa Sertifikat, Dari Helmy Yahya Hingga Inul Daratista

Surat itu dibutuhkan sebagai dasar penerbitan surat keterangan dari sekolah untuk melengkapi proses aktivasi bantuan yang ber-SK Nominasi, khususnya bagi siswa penerima PIP baru.

“Kenapa saya memberikan surat tersebut langsung ke sekolah? Untuk menghindari klaim dari pihak ketiga yang memanfaatkan penyaluran PIP dari saya,” jelas Denny.

Dukung Proses Hukum Jika Ada Oknum Terlibat

Denny Cagur menyatakan dukungannya terhadap proses hukum jika memang ditemukan oknum yang menyalahgunakan program bantuan pendidikan tersebut. Ia juga menegaskan bahwa beasiswa PIP yang disalurkan melalui jalur aspirasinya tidak dipotong sepeser pun.

“Saya pastikan nama tersebut bukan tim saya. Silakan dilaporkan agar diproses hukum. Saya dukung 1000%. Dan di sini juga saya pastikan semua beasiswa yang berasal dari jalur aspirasi saya tidak ada potongan satu rupiah pun,” tegasnya.

Baca Juga: Ngamuk Gegara Narkoba, Ayah Habisi Dua Anak Kandung, Nenek Luka Parah Usai Membela Kedua Cucunya

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya selalu mengingatkan tim, pihak sekolah, serta orang tua penerima bantuan agar tidak ada pungutan dalam bentuk apapun. Jika ada penyalahgunaan nama dirinya untuk tujuan melanggar hukum, Denny menyatakan akan mempertimbangkan pelaporan balik.

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:

Denny mengimbau agar masyarakat, terutama orang tua siswa penerima PIP, mengurus langsung bantuan pendidikan tersebut untuk menghindari potensi penyalahgunaan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Laptop Rp1 Jutaan di 2025, Murah tapi Tangguh! Kok, Bisa? Pelajar Harus Gercep!

“Lebih baik masyarakat mengurus sendiri bantuan PIP agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar anggota Komisi X DPR RI itu.

Denny Cagur juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pendidikan di Indonesia melalui jalur aspirasi yang transparan dan bebas dari pungutan ilegal. “Maju terus pendidikan Indonesia,” tutupnya. ***