POJOKSATU.id - Pergantian Rektor IPB University menjadi perhatian setelah Dr. Alim Setiawan Slamet dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Majelis Wali Amanat (MWA) IPB University mulai menyiapkan proses administrasi dan koordinasi untuk pemberhentian serta pengangkatan rektor baru.

Ketua MWA IPB University, Prof. Hardinsyah, memastikan persiapan pergantian kepemimpinan kampus tersebut telah dimulai. MWA juga telah berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek).

"Sudah, kami sudah memulai langkah-langkah persiapan administrasi juga koordinasi," kata Hardinsyah ketika dihubungi ANTARA di Bogor, Senin (19/10/2026).

Pada hari yang sama, pukul 13.00 WIB, MWA IPB University berkoordinasi dengan Mendiktisaintek di kantor kementerian tersebut di Jakarta.

Koordinasi itu menjadi bagian dari persiapan pemberhentian dan pengangkatan rektor baru setelah Alim menerima penugasan sebagai Wamentan.

Sidang Paripurna MWA IPB Dijadwalkan 23 Oktober 2026

Tahap berikutnya adalah Sidang Paripurna MWA IPB University yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Undangan sidang mengenai penetapan proses dan jadwal pergantian rektor telah disampaikan kepada anggota MWA.

Hardinsyah mengatakan perkembangan proses pergantian kepemimpinan akan diinformasikan setelah sidang tersebut.

"Insya Allah, Sidang Paripurna MWA akan berlangsung Jumat 23 Oktober 2026. Setelah sidang paripurna tersebut, kemudian akan diinfokan progres dan kegiatan selanjutnya," katanya.

Dengan demikian, proses pergantian rektor masih berada pada tahap persiapan dan pembahasan mekanisme. Nama pengganti Alim Setiawan Slamet maupun jadwal definitif pengangkatannya belum diumumkan secara resmi.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2013 tentang Statuta Institut Pertanian Bogor beserta ketentuan turunannya, MWA memiliki kewenangan mengangkat dan memberhentikan rektor.

Alim Setiawan Dilantik Menjadi Wamentan

Alim Setiawan Slamet dilantik sebagai Wamentan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 15 Oktober 2026.

Sebelum menerima jabatan tersebut, Alim menjabat sebagai Rektor IPB University periode 2025-2028 melalui mekanisme Pengganti Antarwaktu (PAW).

Pengangkatannya ke dalam pemerintahan membuat IPB University perlu menyiapkan transisi kepemimpinan agar kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan tata kelola universitas tetap berjalan.

Alim sebelumnya menyampaikan bahwa masa transisi diperkirakan berlangsung maksimal satu bulan.

Waktu tersebut diperlukan untuk menyelesaikan administrasi akhir jabatan, menyiapkan memorandum akhir jabatan, serta menjalankan mekanisme pergantian rektor antarwaktu melalui organ internal kampus.

Sejumlah agenda akademik juga menjadi perhatian selama masa transisi, termasuk wisuda yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober serta 11 dan 12 November 2026.

Alim berharap proses pergantian berjalan sesuai ketentuan sehingga kebutuhan administrasi akademik, termasuk penandatanganan ijazah wisuda, dapat ditangani dengan baik.

Siapa Kandidat Pengganti Rektor IPB?

Hingga 20 Oktober 2026, belum ada pengumuman resmi mengenai nama pengganti Alim Setiawan Slamet. Penetapan calon dan tahapan pergantian masih menunggu perkembangan dari MWA serta organ internal IPB University sesuai mekanisme yang berlaku.

Dalam proses pemilihan rektor sebelumnya melalui mekanisme PAW pada 2025, Senat Akademik IPB mengajukan tiga nama calon, yaitu:

  • Dr. Alim Setiawan Slamet.

  • Prof. drh. Deni Noviana, PhD, DAiCVIM.

  • Prof. Dr. Iskandar Z. Siregar, M.For.Sc., IPU, ASEAN Eng.

Namun, ketiga nama tersebut merupakan bagian dari proses pemilihan pada 2025. Mereka tidak otomatis menjadi kandidat dalam pergantian rektor pada 2026.

Karena itu, belum tepat menyebut salah satu nama tersebut sebagai calon pengganti Alim tanpa konfirmasi resmi dari pihak kampus.

Perkembangan setelah Sidang Paripurna MWA pada 23 Oktober 2026 akan menjadi acuan penting untuk mengetahui mekanisme, tahapan, dan jadwal lanjutan pergantian rektor.

MWA Pastikan Proses Transisi Berjalan

Direktur Kerja Sama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University, Dr. Alfian Helmi, juga menyatakan bahwa proses transisi kepemimpinan tengah berjalan di MWA.

"Sudah dan sedang berproses di Majelis Wali Amanat. Semuanya telah diatur sesuai mekanisme internal dan Statuta IPB," kata Alfian Helmi.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan IPB University harus mengikuti mekanisme internal dan ketentuan statuta universitas.

Publik kini menantikan hasil pembahasan MWA untuk mengetahui siapa yang akan menggantikan Alim Setiawan Slamet sebagai rektor.

Kepastian mengenai nama pengganti, status kepemimpinan selama masa transisi apabila diperlukan, serta jadwal pengangkatan rektor baru masih menunggu keputusan resmi.

Sidang Paripurna MWA pada 23 Oktober 2026 menjadi agenda penting dalam proses tersebut. Hasil sidang diharapkan memberikan kejelasan mengenai tahapan selanjutnya dalam pergantian Rektor IPB University setelah Alim Setiawan Slamet bergabung dengan pemerintahan sebagai Wakil Menteri Pertanian. ***