Kota Bandung, POJOKSATU.id - Mencoba merangkul dan melakukan pembinaan para atlet sepatu roda, skateboard, dan sepeda BMX, Pemkot Bandung berencana menata ulang taman di jalan Teuku Umar.
Menurut Wali Kota Bandung Muhammad Farhan jalan tersebut akan diubah menjadi tempat untuk para atlet skateboard, sepatu roda, dan sepeda BMX.
"Di tempat yang lebih terang benderang. Karena yang di bawah kolong itu kan gelap gulita. Jadi kita akan tata ulang, supaya kegiatan gini, lapangan itu menyangkut juga pembinaan para atlet, sepatu roda, skateboard, dan MMX," ujar Farhan.
Farhan melihat sendiri saat festival olahraga nasional di Mataram, lapangannya jauh lebih kecil tapi bisa jadi arena. Maka itu pihaknya akan melakukan penataan ulang untuk menjadikan tempat pelatihan dan prestasi.
"Ya, nggak standar internasional sih. Yang penting bisa dipakai sama kita aja dulu. Kalau sampai ada Fornas itu ada kejuaraan skateboard, masih bisa sih. Pembangunan ini ya sangat melibatkan komunitas," ujarnya kembali.
Sayangnya fasilitas penataan tersebut tidak bisa sesuai yang diharapkan dengan alasan tidak ada anggaran dan permintaan warga.
"Kita nggak bisa bangun di tengahnya. Satu, anggaran yang nggak ada. Kedua, permintaan warga juga, itu bisa mixed use. Bahwa warga suatu hari pakai, itu bisa dipakai rame-rame. Tapi khusus untuk rame untuk yang bentuknya naik ke atas gitu, nanti akan dibikin sementara untuk tujuan kejuaraan," paparnya.
Begitupun untuk lapangan Sekolah Sepak Bola (SSB) pihaknya akan bekerjasama dengan ASKOT agar bisa mengelola tempat SSB yang lebih baik dari lokasi tersebut. Terutama di beberapa lapangan yang memang fasilitasnya untuk sepak bola bisa diperbaiki.
"Saya akan bekerjasama dengan ketua PSSI Jawa Barat yang baru terpilih untuk memastikan bahwa pembangunan dan fasilitas dari lapangan sepak bola di Kota Bandung itu menjadi salah satu yang terbaik.
Tega-lega akan segera diperbaiki, tapi memang sangat tergantung dari optimalisasi pemanfaatan ruang di gede banget. Betul, kita akan mencari titik-titik tempat latihan yang lebih baik," ujarnya.
Selama ini, lapangan SSB tersebjt tidak terawat dengan baik. Farhan mengaku sangat khawatir dan sangat prihatin melihatnya.
"Ini salah satu upaya kita untuk memperbaiki. Nanti juga ada beberapa tempat yang akan kita buka untuk latihan sepak bola yang jauh lebih baik. Tempatnya dimana saja sedang kita cari. Karena memang lapangan sepak bola butuh lapangan yang besar, tapi kayanya akan diarahkan ke daerah Bandung bagian timur dan selatan. Apa Boleh buat, karena lahan yang luas kan hanya di sana," tutupnya.






