POJOKSATU.ID - Dalam momentum Hari Pahlawan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut petani juga pahlawan.
KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, menjelaskan, semangat kepahlawanan tak hanya dimiliki oleh mereka yang berjuang di medan perang, tetapi juga oleh rakyat yang bekerja keras menjaga ketahanan hidup bangsa, salah satunya adalah para petani.
"Setiap pagi mereka bangun pukul 04.00, shalat subuh, lalu pukul 05.00, mereka sudah di sawah. Mereka bergumul dengan lumpur, dibakar panas matahari, tapi tetap bekerja agar kita semua bisa makan nasi yang pulen dan putih di meja," ucap KDM.
Baca Juga: West Java Festival 2025 Jadi Panggung Kreativitas Sunda dan Magnet Wisata Jabar
Ia menambahkan, cara terbaik menghargai jasa pahlawan negara adalah dengan menjaga dan merawat negeri ini. Begitu pula dengan pahlawan pangan, petani, yang setiap hari berjuang menyiapkan bahan makanan untuk seluruh rakyat.
"Hargai pahlawan pangan dengan memberi mereka upah yang layak," tegasnya.
Ia berharap semangat Hari Pahlawan menjadi pengingat bagi semua pihak menghargai pahlawan negara dengan cara merawat dan menjaga negara.
"Negara kita bisa merdeka karena para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa dan raga untuk membebaskan bangsa dari cengkeraman penjajah. Kini tugas kita adalah melanjutkan perjuangan itu, memerdekakan rakyat dari kemiskinan, kebodohan, dan rasa takut," pungkasnya. ***



