POJOKSATU.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat mencatat nilai ekspor Jawa Barat pada Juni 2025 mencapai USD 3,25 miliar, meningkat 8,26 persen dibanding Juni 2024.
Ekspor nonmigas menyumbang USD 3,23 miliar, naik 8,92 persen dari periode yang sama tahun lalu.
Kepala BPS Jawa Barat, Darwis Sitorus, menyampaikan secara kumulatif, ekspor Januari–Juni 2025 mencapai USD 18,65 miliar, naik 3,71 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.
"Ekspor nonmigas naik 3,94 persen, sedangkan ekspor migas tercatat USD 135,22 juta, turun 20,48 persen," jelasnya.
Sementara itu, nilai impor Jawa Barat pada Juni 2025 sebesar USD 1,01 miliar. Neraca perdagangan luar negeri Jawa Barat selama Januari–Juni 2025 mengalami surplus USD 12,63 miliar, dengan surplus volume perdagangan mencapai 1,92 juta ton.
Baca Juga: Hari Ini Daop 2 Bandung Membatalkan 4 Perjalanan KA Keberangkatan
Jika melihat data Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Barat, lanjut Darwis, pada Juli 2025 tercatat sebesar 116,23, naik 2,01 persen dari Juni 2025 yang sebesar 113,94.
"Kenaikan ini dipengaruhi oleh peningkatan Indeks Harga Hasil Produksi Pertanian (IT) sebesar 2,26 persen, serta Indeks Harga Barang dan Jasa Konsumsi Petani (IB) yang naik 0,24 persen," ungkapnya.
Selain itu, ia menutup, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) juga mengalami kenaikan sebesar 2,15 persen, didorong oleh Indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) yang naik 0,10 persen.***



