Kabupaten Bandung, POJOKSATU.id - Bupati Bandung Dadang Supriatna atau disapa KDS  mengapresiasi rangkaian kegiatan yang Opening Ceremony Bandung Bedas Festival 2026 bertajuk "Festivalnya Pemuda Kabupaten Bandung" dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Menurut Dadang acara tersebut memiliki manfaat yang beragam.

Pada 30 Oktober, kegiatan diawali dengan gerakan pangan murah dan pasar tani, yang diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus membuka ruang pemasaran bagi para petani.

"Pada tanggal 30 hingga 31 Oktober, digelar Job Fair untuk memberikan ruang kepada para pencari kerja. Job Fair ini sebagai upaya memperluas akses informasi dan kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang sedang mempersiapkan masa depannya," ungkapnya.

Dadang mengungkapkan bahwa pelaksanaan Job Fair ini sudah digagas sejak dirinya masih menjabat anggota DPRD Kabupaten Bandung.

Ia sangat support mendorong pelaksanaan Job Fair karena para pencari kerja di Kabupaten Bandung sangat luar biasa seiring dengan pertumbuhan usia produktif yang saat ini mencapai 52 persen.

"Pengangguran di Kabupaten Bandung, yaitu di angka 123 ribuan. Tapi setiap tahun, Pemerintah Kabupaten Bandung merencanakan dan menyiapkan program membuka peluang untuk 10.000 wirausaha muda dan lapangan kerja," ujarnya.

Pemkab Bandung sudah menjalin kerja sama dengan 157 perusahaan, sebagai mitra kerja. Sehingga pada tahun 2025 sebanyak 11.557 tenaga kerja yang terserap dalam berbagai program di Kabupaten Bandung.

Belum lagi serapan tenaga kerja di 500 dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dalam program MBG (Makan Bergizi Gratis) di Kabupaten Bandung.

Setiap dapur MBG mempekerjakan 47 orang, sehingga bisa mencapai sekitar 20 ribu tenaga kerja yang terserap program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Lebih lanjut KDS mengatakan pada pelaksanaan Job Fair ini, pemerintah berkolaborasi dengan puluhan perusahaan di Kabupaten Bandung dengan menyiapkan 600 lowongan kerja.

Para pencari kerja pun terlihat antusias untuk mendapatkan kesempatan kerja tersebut. Kehadiran Job Fair ini salah satu solusi untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Bandung.

Pemkab Bandung pun sudah membuka Gerai Bursa Kerja (GBK) Bedas Digital di 31 titik kecamatan, yang sebelumnya di 8 kecamatan.

Untuk itu, Bupati mendorong para camat bagaimana masyarakat para pencari kerja untuk datang ke GBK Bedas Digital.

Pemkab Bandung berencana untuk melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan 200 perusahaan di Kabupaten Bandung dan waktu dekat ini, dalam upaya memenuhi kebutuhan perusahaan terkait dengan ketenagakerjaan.

KDS juga sudah memberikan kesempatan kerja atau peluang usaha kepada 4.500 ibu-ibu untuk mengembangkan usaha  Make Up Artist atau MUA.

Dalam pengembangan usahanya kerjasama dengan BPR Kerta Raharja dan Bank BJB, sebagai penyedia pinjaman bergulir tanpa bunga dan jaminan. Setiap pelaku usaha mendapatkan pinjaman Rp10 juta.

Berkaitan dengan 57 program atau rencana aksi prioritas Bupati Bandung, kata dia, kegiatan ini memberikan ruang informasi kepada masyarakat karena ada beberapa kegiatan yang disuguhkan.

Pemerintah juga sudah memberikan kesempatan peningkatan pelayanan pembuatan KTP-el cukup selesai di tingkat desa, dengan adanya Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM).

Sehingga para kepala desa dituntut untuk berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.