POJOKSATU.id, TERKADANG, kita sebagai orang tua merasa semuanya baik-baik saja, ketika melihat anak terlihat aktif, ceria, dan lucu.

Tapi, di balik itu tahukah Ibu dan Ayah, kalau ada beberapa hal yang tidak selalu tampak di permukaan tapi penting banget untuk diperhatikan? Terutama soal tumbuh kembang anak.

Sebenarnya yang dirasakan anak-anak kita bisa jadi sedang mengalami hambatan dalam tumbuh kembangnya, tapi mereka belum bisa bilang, atau malah terlihat “baik-baik aja.”

Nah, di sinilah kepekaan Ibu dan Ayah dibutuhkan.

Baca Juga: Siapa Orang Tua Joel Alberto Tanos? Cucu 9 Naga di Sulut yang Tewas Ditikam Usai Pergoki Pacar Pesta Miras

Jangan sampai kita telat menyadarinya dan kehilangan waktu emas untuk menolong si Kecil dimasa berkembang secara optimal.

Yuk Ayah dan Ibu, Kenali Tanda-tanda Keterlambatan pada Perkembangan Anak kita.

Sebelum panik, kita pelajari dulu beberapa jenis keterlambatan perkembangan yang mungkin terjadi pada si Kecil tanpa disadari kita sebagai orang tua:

- Perkembangan kognitif

- Perkembangan motorik kasar dan halus

- Perkembangan bahasa

- Perkembangan sosial-emosional

- Perkembangan penglihatan dan pendengaran

Baca Juga: KISAH NYATA BAJAK LAUT Legendaris di Perairan Sriwijaya, si Naga Hitam Penguasa Laut yang Lebih Gahar dari Kisah Fantasi, Bahkan Penuh Intrik Politik

Setiap anak punya kecepatannya masing-masing, tapi kalau sudah jauh dari rata-rata, sebaiknya jangan dianggap enteng ya.

Gimana Cara Tahunya?

Misalnya nih anak Ibu, Ayah:

- Di usia 6 bulan, si Kecil belum bisa mengikuti gerakan benda dengan matanya.

- Di usia 1 tahun, ia belum mulai merangkak.

- Di usia 2 tahun, ia belum bisa menyampaikan kebutuhan dasarnya, seperti minta makan atau minum.

Hal seperti ini jangan disepelekan ya. Karena adanya tanda-tanda seperti itu bisa jadi sinyal awal adanya keterlambatan perkembangan pada anak.

Baca Juga: Kualifikasi Pendidikan Minimal S2, Kemenaker Buka Lowongan Konsultan Individual Ahli Teknis Critical Occupation List Proyek LISTRAF

Dan kalau cepat terdeteksi, proses intervensinya bisa lebih mudah dan hasilnya lebih baik.

Mengapa Anak Bisa Mengalami Keterlambatan Perkembangan?

Ada banyak faktor penyebab, dan ini berbeda-beda tiap anak. Bisa karena:

1. Kurangnya stimulasi dari lingkungan sekitar

2. Paparan dua bahasa yang bikin anak bingung saat belajar bicara

3. Gangguan pendengaran

4. Masalah kognitif

5. Autisme atau kondisi neurodevelopmental lainnya

Baca Juga: Terlibat Penyerangan di Mapolsek Pirime dan Membunuh Polisi di Talikora, Pentolan OPM Ditangkap PrajuritTNI

Makanya penting banget untuk tahu tahapan perkembangan yang seharusnya terjadi di setiap usia.

Dengan begitu, kita bisa membandingkan dan menyadari lebih cepat kalau ada yang kurang sesuai.

Apa yang Harus Dilakukan Kalau Curiga Ada Keterlambatan?

Tenang, Ayah dan Ibu, tidak perlu panik dulu. Tapi juga jangan menunda untuk konsultasi ke dokter spesialis anak atau dokter tumbuh kembang.

Mereka bisa melakukan pemeriksaan menyeluruh dan bantu cari solusi yang tepat sesuai kebutuhan si Kecil.

Baca Juga: Radio, Suara, dan Rasa Ingin Tahu Anak: Cerita Seru Kunjungan PAUD IT Bintang ke RRI

Terkadang cuma butuh stimulasi tambahan di rumah, kadang perlu terapi khusus juga. Yang penting, jangan tunggu sampai terlambat.

Perlu diingat tumbuh kembang anak itu bukan cuma soal tinggi dan berat badan saja, tapi juga soal kemampuan berpikir, berbicara, bergerak, dan bersosialisasi.

Kalau Ibu dan Ayah makin peka, maka makin banyak juga kesempatan untuk bantu anak berkembang sesuai potensi terbaiknya.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Yuk, jangan ragu untuk periksa dan konsultasi kalau ada tanda-tanda yang bikin ragu. Siapa tahu, langkah kecil hari ini bisa jadi penyelamat besar untuk masa depan si Kecil. ***