POJOKSATU.id — Tubuh yang mudah lelah, sering kesemutan, hingga sulit berkonsentrasi sering kali dianggap sepele.
Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda tubuh mengalami kekurangan vitamin B12, salah satu nutrisi penting yang berperan besar dalam menjaga kesehatan saraf, pembentukan sel darah merah, hingga produksi energi.
Vitamin B12 merupakan vitamin yang larut dalam air dan memiliki fungsi penting bagi berbagai sistem di dalam tubuh.
Baca Juga: Idul Adha 2026, XLSMART Tebar Program 'Qurban Satu Rasa' ke 27 Kota di Indonesia
Jika kebutuhan vitamin ini tidak terpenuhi, berbagai keluhan kesehatan bisa mulai muncul secara perlahan.
Lantas, apa sebenarnya fungsi vitamin B12 bagi tubuh dan bagaimana ciri seseorang mengalami kekurangan vitamin ini?
Vitamin B12 memiliki sejumlah manfaat penting yang mendukung fungsi tubuh sehari-hari.
Pertama, vitamin ini membantu pembentukan sel darah merah yang sehat.
Baca Juga: CFD Jakarta Ditiadakan Minggu 31 Mei 2026, Warga yang Mau Olahraga Wajib Tahu!
Ketika tubuh kekurangan vitamin B12, produksi sel darah merah bisa terganggu dan memicu anemia.
Kondisi ini sering membuat seseorang merasa cepat lelah, lemas, atau kurang bertenaga.
Selain itu, vitamin B12 juga berfungsi menjaga kesehatan sistem saraf dan otak.
Baca Juga: Bosan Sate dan Rendang? Ini Olahan Daging Kurban yang Enak, Praktis, dan Bikin Nagih
Nutrisi ini membantu melindungi saraf agar tetap bekerja optimal.
Tak heran jika kekurangan vitamin B12 kerap dikaitkan dengan gangguan konsentrasi, mudah lupa, hingga perubahan suasana hati.
Vitamin B12 juga membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi.
Karena itu, orang yang kekurangan vitamin ini sering merasa tubuh lesu meski tidak banyak melakukan aktivitas berat.
Baca Juga: Hobi Makan Daging tapi Takut Kolesterol? Ini Cara Tetap Aman tanpa Harus Berhenti Makan Daging
Tak hanya itu, vitamin B12 memiliki peran penting dalam pembentukan DNA, yaitu materi genetik tubuh yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan regenerasi sel.
Di sisi lain, vitamin ini juga membantu mengontrol kadar homosistein dalam tubuh.
Jika kadarnya terlalu tinggi, zat tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan jantung.
Kekurangan vitamin B12 dapat memunculkan berbagai gejala, mulai dari ringan hingga lebih serius tergantung tingkat keparahannya.
Baca Juga: Hobi Makan Daging tapi Takut Kolesterol? Ini Cara Tetap Aman tanpa Harus Berhenti Makan Daging
Salah satu tanda paling umum adalah tubuh yang mudah lelah dan terasa lemas berkepanjangan.
Banyak orang juga mengeluhkan sering pusing atau sakit kepala tanpa sebab yang jelas.
Selain itu, kulit tampak lebih pucat dari biasanya juga bisa menjadi tanda tubuh kekurangan vitamin B12.
Baca Juga: Jalankan Akta Perdamaian, Bumi Artha Sedayu Wajib Kembalikan Uang Konsumen
Pada beberapa orang, kondisi ini disertai jantung berdebar atau napas terasa lebih pendek.
Gejala lain yang cukup sering muncul adalah kesemutan di tangan dan kaki.
Sensasi seperti tertusuk jarum ini terjadi karena vitamin B12 berperan penting dalam menjaga kesehatan saraf.
Tak sedikit pula penderita kekurangan vitamin B12 yang mengalami gangguan fokus, mudah lupa, atau kesulitan berkonsentrasi saat bekerja maupun belajar.
Dalam beberapa kasus, perubahan suasana hati seperti mudah cemas atau merasa murung juga bisa terjadi.
Baca Juga: Ketua DPRD dan Warga Karawang Apresiasi Bantuan Sapi Kurban dari Presiden Prabowo
Ada pula yang mengalami lidah terasa nyeri, tampak kemerahan, atau sensasi seperti terbakar.
Jika kondisinya semakin berat, kekurangan vitamin B12 dapat memengaruhi keseimbangan tubuh hingga menyebabkan gangguan saat berjalan.
Beberapa kelompok orang memiliki risiko lebih tinggi mengalami kekurangan vitamin B12.
Misalnya, mereka yang jarang mengonsumsi makanan hewani seperti vegetarian atau vegan ketat.
Baca Juga: Piala Presiden 2026 Dikabarkan Mundur, Peluang PSMS jadi Tuan Rumah Terbuka Lebar
Lansia juga lebih rentan karena kemampuan tubuh menyerap vitamin B12 dapat menurun seiring bertambahnya usia.
Selain itu, orang dengan gangguan lambung atau usus, termasuk masalah penyerapan nutrisi, juga perlu lebih waspada.
Penggunaan obat tertentu dalam jangka panjang, terutama obat asam lambung, juga dapat memengaruhi penyerapan vitamin ini.
Baca Juga: Penggerbekan Tempat Peredaran Obat Keras di Tanah Abang, 3 Pelaku Langsung Diciduk Polisi
Vitamin B12 umumnya banyak ditemukan pada makanan hewani.
Beberapa sumber terbaiknya antara lain daging sapi, hati sapi, ikan, telur, susu, yoghurt, keju, ayam, hingga aneka seafood.
Karena itu, menjaga pola makan seimbang menjadi salah satu cara penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12 harian.
Jika kamu sering mengalami tubuh lemas, kesemutan, atau sulit fokus dalam waktu lama, tidak ada salahnya memeriksakan kondisi ke tenaga medis untuk mengetahui penyebab pastinya.***




