POJOKSATU.id — Mendengkur saat tidur kerap dianggap sebagai hal biasa yang dialami banyak orang.
Suara dengkuran muncul ketika aliran udara di saluran napas bagian atas terhambat sehingga jaringan di sekitar tenggorokan bergetar dan menghasilkan bunyi khas saat seseorang terlelap.
Dalam kondisi tertentu, mendengkur memang bisa menjadi reaksi alami tubuh, terutama jika terjadi sesekali.
Baca Juga: Pemula Pilih Lari atau Gym? Ini Jawaban Paling Tepat Sesuai Tujuan Olahraga Kamu
Misalnya ketika seseorang tidur dalam posisi telentang, sedang mengalami hidung tersumbat akibat flu atau alergi, kelelahan berat, maupun kurang tidur.
Faktor berat badan berlebih dan kebiasaan merokok juga dapat mempersempit saluran napas sehingga memicu dengkuran.
Meski sering dianggap sepele, dengkuran tidak selalu aman.
Baca Juga: Pendapatan Sopir Angkot Bekasi Amblas hingga 70 Persen, Terjepit Transportasi Online dan TransBeken
Jika terjadi hampir setiap malam, disertai henti napas sesaat, tidur terasa tidak nyenyak, atau menimbulkan rasa sangat mengantuk di siang hari, kondisi tersebut bisa mengarah pada gangguan tidur serius seperti sleep apnea.
Gangguan ini perlu mendapat pemeriksaan tenaga kesehatan karena berisiko memengaruhi kesehatan jantung, tekanan darah, hingga kualitas hidup secara keseluruhan.
Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi kebiasaan mendengkur.
Mengubah posisi tidur menjadi miring dapat membantu menjaga saluran napas tetap terbuka.
Menjaga berat badan ideal melalui pola makan seimbang dan aktivitas fisik teratur juga berperan penting mengurangi tekanan di area leher.
Selain itu, mengatasi hidung tersumbat dengan menjaga kebersihan kamar, menghirup uap hangat, serta mencukupi kebutuhan cairan dapat membantu pernapasan lebih lega saat tidur.
Baca Juga: Ukhuwah Batak Muslim Gelar Silaturahmi dan Pengajian Sambut Ramadhan
Tidur cukup dan teratur setiap hari juga penting agar otot tenggorokan tidak terlalu rileks yang dapat memicu dengkuran.
Menghindari rokok maupun paparan asap menjadi langkah tambahan untuk menjaga kesehatan saluran napas.
Jika dengkuran terasa semakin berat atau menimbulkan keluhan lain, pemeriksaan medis menjadi pilihan terbaik agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.
Dengan memahami penyebab serta cara pencegahannya, kualitas tidur yang sehat dan nyaman dapat lebih mudah dicapai.***




