POJOKSATU.id - Betul. Inilah vihara kebanggaan Kota Medan, Sumatera Utara. Terlihat indah dan megah di tengah kota. Namanya Vihara Setia Budi.
Vihara Setia Budi merupakan salah satu tempat ibadah umat Budha yang terkenal di Kota Medan.
Vihara Setia Budi memiliki banyak sejarah dan nilai budaya yang sangat penting bagi masyarakat Medan.
Vihara Setia Budi didirikan pada tahun 1940 oleh sekelompok pengusaha Tionghoa di Medan yang sengaja dibangun untuk warga Medan.
Awalnya, vihara ini bernama Vihara Dharma Bhakti, namun kemudian diubah menjadi Vihara Setia Budi.
Baca Juga: Sengaja Mirip Candi Borobudur, Ini Keunikan Vihara Banjar yang Warnai Keragaman Imlek dan Akulturasi
Pada masa Perang Dunia II, vihara ini digunakan sebagai tempat pengungsian bagi warga yang mengungsi dari daerah-daerah sekitar Medan yang terkena dampak perang.
Setelah perang berakhir, vihara ini menjadi tempat berkumpul bagi masyarakat Buddha untuk beribadah dan mengadakan kegiatan sosial dan keagamaan.
Pada tahun 1986, Vihara Setia Budi mengalami renovasi besar-besaran dan beberapa bangunan baru dibangun untuk menampung perkembangan kegiatan di vihara tersebut.
Sampai sekarang, Vihara Setia Budi tetap menjadi tempat ibadah dan kegiatan keagamaan yang sangat penting bagi masyarakat Buddha di Medan dan sekitarnya.
Vihara Setia Budi memiliki nilai-nilai penting yang sangat dihargai oleh masyarakat setempat, salah satunya adalah keberagaman.
Di vihara ini, masyarakat Buddha dari berbagai suku, agama, dan budaya dapat berkumpul dan beribadah bersama tanpa konflik, sehingga menjadi sumber kekuatan dan persatuan.
Jika mengunjungi Vihara Setia Budi, pengunjung juga dapat membeli oleh-oleh khas Medan seperti Bolu Stim Menara.
Bolu ini memiliki tekstur yang lembut dan berpori-pori, dengan rasa manis dan gurih yang cocok sebagai camilan di waktu santai.
Bolu ini dapat ditemukan di toko oleh-oleh sekitar Vihara Setia Budi.
Jika liburan Imlek tiba, kunjungi Vihara Setia Budi di Medan yang memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung, antara lain:
1. Arsitektur Megah
Vihara Setia Budi menawarkan arsitektur bangunan yang megah dan indah, menarik minat wisatawan yang ingin menikmati keindahan bangunan bersejarah tersebut.
2. Lingkungan yang Tenang
Dikelilingi oleh taman yang menawarkan suasana tenang dan damai, vihara di Medan ini membuat pengunjung merasa nyaman dan rileks.
3. Taman Miniatur
Vihara Setia Budi memiliki taman miniatur yang menampilkan replika bangunan terkenal di Asia, menarik minat wisatawan yang ingin melihat miniatur yang menggambarkan budaya Asia.
Baca Juga: Baru Tahu, Mahamevnawa Dubai Satu-satunya Vihara di Jazirah Arab, Lokasinya Ada di Sini
4. Kegiatan Perayaan Budaya
Setiap tahunnya, vihara ini menyelenggarakan berbagai kegiatan dan acara budaya yang menarik, menampilkan kebudayaan Asia dan dihadiri oleh masyarakat yang beragam.
Untuk menuju vihari ini, dari pusat kota Medan, Anda dapat memulai perjalanan menuju Vihara Setia Budi dengan mengarahkan kendaraan ke timur melalui jalan Gatot Subroto.
Setelah menempuh sekitar 2 km, belok kiri ke Jalan Sisingamangaraja. Teruskan perjalanan sekitar 2 km ke arah utara hingga mencapai persimpangan dengan Jalan Setia Budi.
Pada persimpangan tersebut, belok kanan ke Jalan Setia Budi dan lanjutkan perjalanan sekitar 1 km.
Baca Juga: Wisata Religi ke Masjid Cheng Ho Palembang, Begini Makna Simbol Menara di Sana
Vihara Setia Budi akan tampak di sebelah kanan jalan.
Perjalanan dari pusat kota Medan ke Vihara Setia Budi diperkirakan memakan waktu sekitar 15-20 menit, tergantung pada kondisi lalu lintas dan waktu yang dipilih.
Kunjungan ke Vihara Setia Budi di Medan dapat menjadi pengalaman yang menarik dan bermanfaat.
Jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi tempat ini dan merasakan kedamaian dan keindahan yang ditawarkan.***




