POJOKSATU.id - "Manusia adalah makhluk yang selalu mencari lebih. Kita seringkali mendambakan apa yang belum dimiliki.
Perasaan ini juga muncul saat kita menjalin hubungan asmara. Begitulah fakta dilema cinta.
Simak tips jitu dari para ahli untuk ciptakan hubungan nyaman dan menjajikan untuk cita masa depan tanpa kerguan. No drama no dilema.
“Ini bisa menjadi masalah jika kamu merasa tidak pernah puas dengan hubunganmu,” jelas Chiara Simonelli, seorang psikoterapis dan profesor psikologi di Universitas Sapienza, Roma.
Baca Juga: Ngobrol Santai, Hubungan Makin Mantap: Tips Jitu Mempererat Hubungan dari Para Ahli
Hubungan antar manusia harus berimbang, oleh karena itu diperlukan kesiapan untuk berbagi dan memenuhi kebutuhan masing-masing.
Kadangkala kamu harus menyingkirkan ego agar hubungan bisa bertahan lama, terlebih jika kamu berniat membangun masa depan bersama orang yang spesial dalam hidupmu.
Menurut Simonelli, perasaan ragu biasanya muncul setelah kamu menyadari bahwa kisah cinta tidak selalu semanis di awal.
Pasangan yang dulu tampak sempurna, kini tampak penuh kekurangan.
Kamu mulai memperhatikan banyaknya perbedaan dengan mereka, yang lama kelamaan bisa membuatmu meragukan pasangan.
Baca Juga: 5 Cafe Romantis di Karawang Cocok buat Weekend Bareng Pasangan, Ada yang di Atas Awan
Kamu akan semakin frustrasi dan merasa sudah tidak mampu melanjutkan hubungan jika ternyata kamu lebih banyak berkorban daripada pasangan.
“Menjalin asmara lebih rumit daripada kelihatannya,” ujarnya. Untuk urusan percintaan, apa yang kita kira sudah tepat, belum tentu benar ketika dipraktikkan.
Begitu pula sebaliknya. Sesuatu yang kita anggap tidak benar, belum tentu salah.
Misalnya, kamu bisa saja menyukai orang lain, padahal sudah punya pacar.
Rasa suka semacam itu sangat mungkin muncul dalam hubungan harmonis sekalipun. “Di dunia nyata, tidak ada yang sesempurna belahan apel,” lanjut Simonelli.
Baca Juga: 7 Cafe Murah Meriah di Karawang tapi Bikin Pasangan Hepi, Ada yang Outdoor dan Romantis
“Hubungan menyatukan dua pribadi yang berbeda, dan lanjut tidaknya hubungan itu tergantung seberapa cocok mereka satu sama lain.”
Dengan kata lain, tidak ada pasangan yang benar-benar mirip.
Yang ada hanyalah tingkat kecocokannya. Hubungan akan terasa memuaskan ketika kamu dan pasangan bisa saling melengkapi dalam perbedaan itu.
Jika kamu sering membayangkan bertemu orang yang lebih baik dari pasanganmu sekarang, cobalah renungkan kembali ekspektasi yang kamu miliki pada saat memilihnya dahulu.***



