POJOKSATU.id - Edit foto AI bertema foto di salju tengah viral di media social. Ini karena mampu mengubah foto selfie biasa menjadi potret musim dingin yang romantis dan sinematik.
Dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan seperti Gemini AI maupun aplikasi Meitu, siapa pun kini bisa merasakan sensasi berfoto di tengah salju tanpa harus bepergian ke luar negeri.
Edit foto AI “foto di salju” merupakan tren visual yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menghadirkan suasana musim dingin secara realistis.
Dalam hasil akhirnya, seseorang akan tampak mengenakan mantel tebal, syal rajutan, atau topi musim dingin, lengkap dengan efek butiran salju yang turun perlahan di sekitar wajah.
Estetika foto di salju ini identik dengan nuansa dingin dan lembut.
Tone warna biru, abu-abu, atau sentuhan vintage sering digunakan untuk memperkuat kesan musim dingin.
Pencahayaan dibuat natural dan halus sehingga hasil foto terlihat sinematik, seperti potret adegan film romantis berlatar salju.
Tren edit foto AI ini banyak diminati karena memberikan pengalaman visual yang unik dan emosional.
Banyak pengguna media sosial mengunggah hasil edit foto di salju sebagai foto profil, unggahan Instagram, hingga konten estetik di TikTok.
Baca Juga: Tak Perlu ke Studio, Ini Panduan Lengkap Membuat Pas Foto Formal Pakai Gemini AI
Efeknya mampu menghadirkan kesan tenang, hangat, dan penuh nostalgia.
Bagi yang ingin hasil instan tanpa harus menulis prompt panjang, aplikasi Meitu menjadi salah satu pilihan favorit.
Meitu menyediakan fitur AI Art yang dapat langsung mengubah foto selfie menjadi potret bertema salju hanya dalam beberapa langkah sederhana.
1. Pengguna cukup membuka aplikasi Meitu
2. Memilih foto
3. Lalu masuk ke fitur AI Art atau Seni AI
4. Setelah itu, pilih template atau efek salju seperti “Hits – Salju 4”, “Close Up 2”, atau “Embun Beku”.
5. Dalam hitungan detik, foto akan berubah menjadi potret musim dingin bernuansa kebiruan dengan butiran salju halus yang estetik.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Buka Suara soal Gaji PPPK Paruh Waktu yang Belum Dibayar Januari 2026
Cara ini dinilai praktis dan ramah bagi pemula karena tidak membutuhkan pengaturan rumit.
Hasilnya pun konsisten dan siap dibagikan ke media sosial.
Tak heran jika edit foto AI bertema foto di salju kian ramai dan menjadi inspirasi konten visual kekinian.
Meski demikian, penggunaan edit foto AI tetap perlu disikapi dengan bijak.
Foto hasil AI sebaiknya digunakan untuk hiburan, ekspresi diri, atau kebutuhan konten, bukan untuk dokumen resmi yang memerlukan keaslian identitas.
Baca Juga: Rata-rata Nilai SNBP ITERA 2026, Ini Prediksi Peluang Lolos Tiap Jurusan
Tren edit foto AI “foto di salju” menunjukkan bagaimana teknologi dapat menghadirkan pengalaman visual yang emosional dan memikat.
Sebuah cara sederhana untuk merasakan romantisme musim dingin secara virtual, sekaligus mengekspresikan diri di era digital yang terus berkembang. ***




