POJOKSATU.id — Bau badan sering menjadi masalah yang membuat seseorang merasa kurang percaya diri saat beraktivitas.
Kondisi ini umumnya muncul karena campuran antara keringat dan bakteri di permukaan kulit, terutama pada area tubuh tertentu seperti ketiak, kaki, atau lipatan tubuh.
Meski terdengar sepele, bau badan dapat memengaruhi kenyamanan diri sendiri maupun orang di sekitar.
Kabar baiknya, masalah ini bisa diminimalkan bahkan dicegah dengan kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin.
Baca Juga: Sapi Kurban 1,25 Ton dari Prabowo Diserahkan di Bandung, 'Sheva' Jadi Sorotan Iduladha
Salah satu cara paling dasar untuk mencegah bau badan adalah menjaga kebersihan tubuh.
Mandi secara rutin minimal dua kali sehari, terutama setelah banyak berkeringat, dapat membantu mengangkat kotoran, minyak, dan bakteri penyebab bau.
Selain mandi, penggunaan sabun antibakteri juga dapat menjadi pilihan untuk membantu mengurangi pertumbuhan bakteri di kulit.
Area seperti ketiak, leher, kaki, hingga selangkangan sebaiknya dibersihkan lebih menyeluruh karena lebih rentan menghasilkan bau.
Baca Juga: Ketua DPRD Karawang: Idul Adha Momentum Bangun Kepedulian dan Gotong Royong
Penggunaan deodoran atau antiperspiran juga penting untuk membantu menjaga kesegaran tubuh.
Deodoran bekerja dengan membantu mengurangi bau, sementara antiperspiran membantu mengontrol produksi keringat berlebih.
Produk ini sebaiknya digunakan setelah mandi saat kulit dalam keadaan bersih dan kering.
Pemilihan pakaian juga memengaruhi munculnya bau badan. Bahan pakaian yang mudah menyerap keringat seperti katun lebih disarankan dibanding bahan sintetis yang membuat tubuh lebih lembap.
Baca Juga: Buruan Daftar! Program Magang Kemenkeu 2026 untuk Mahasiswa Aktif, Cek Syarat dan Jadwalnya
Mengganti pakaian secara rutin, terutama setelah berkeringat, juga menjadi langkah penting agar bau tidak menempel.
Tidak banyak yang menyadari bahwa makanan tertentu juga dapat memicu aroma tubuh menjadi lebih kuat.
Konsumsi bawang putih, makanan terlalu pedas, atau minuman berkafein dalam jumlah berlebihan terkadang memengaruhi aroma tubuh seseorang.
Selain itu, menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup dapat membantu menjaga metabolisme tubuh dan mengurangi bau tidak sedap.
Baca Juga: Sosok Kapten Dani Rustandi, Danramil Rawamerta yang Jadi Juleha Andalan Kodim Karawang
Merapikan bulu ketiak juga bisa membantu mengurangi penumpukan bakteri dan keringat.
Jika bau badan tetap terasa menyengat meski sudah menjaga kebersihan tubuh dengan baik, kondisi tersebut bisa jadi berkaitan dengan faktor kesehatan tertentu.
Tidak ada salahnya melakukan pemeriksaan ke tenaga medis untuk mengetahui penyebabnya.***




