POJOKSATU.id — Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang harus ditunaikan pada bulan Ramadan sebelum menunaikan salat Idul Fitri.
Sebagai bentuk penyucian diri, zakat ini diberikan dalam bentuk makanan pokok atau uang senilai makanan pokok yang berlaku di daerah setempat.
Dalam menunaikan zakat fitrah, dianjurkan untuk membaca niat dengan benar.
Niat ini dapat diucapkan untuk diri sendiri, keluarga, atau orang lain yang diwakilkan.
Berikut panduan lengkap bacaan niat zakat fitrah beserta waktu yang tepat untuk membacanya.
Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
Jika seseorang menunaikan zakat fitrah atas nama dirinya sendiri, maka niat yang diucapkan adalah:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'an nafsi fardhan lillahi ta'ala
Artinya:
"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardu karena Allah Ta'ala."
Bacaan ini sebaiknya dilafalkan saat menyerahkan zakat kepada amil zakat atau langsung kepada penerima yang berhak.
Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Keluarga
Apabila seseorang ingin membayarkan zakat fitrah untuk anggota keluarganya, termasuk istri, anak-anak, atau mereka yang menjadi tanggungannya, maka bacaan niatnya sebagai berikut:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّي وَعَنْ جَمِيعِ مَا يَلْزَمُنِي نَفَقَاتُهُمْ شَرْعًا، فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'anni wa 'an jamii'i maa yalzamuni nafaqatuhum syar'an, fardhan lillahi ta'ala
Artinya:
"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta'ala."
Dengan niat ini, zakat fitrah bisa dibayarkan sekaligus untuk semua anggota keluarga.
Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Orang Tua
Apabila seorang anak ingin membayarkan zakat fitrah bagi orang tuanya, berikut bacaan niatnya:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ [اذكر الاسم هنا] فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'an (sebutkan nama spesifik) fardhan lillahi ta'ala
Artinya:
"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta'ala."
Baca Juga: Sempurnakan Ibadah Puasa dengan Zakat Fitrah, Berikut Tata Cara dan Niatnya
Bacaan Niat Zakat Fitrah yang Diwakilkan
Jika seseorang menitipkan zakat fitrahnya kepada orang lain untuk disampaikan kepada penerima yang berhak, maka bacaan niatnya sedikit berbeda:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ (سَمِّ الْمَنْوِيَّ عَنْهُ) فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'an (sebutkan nama) fardhan lillahi ta'ala
Artinya:
"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta'ala."
Nama orang yang diwakilkan harus disebutkan agar zakat yang dibayarkan sah sesuai syariat.
Doa Setelah Membayar Zakat Fitrah
Setelah menyerahkan zakat fitrah, dianjurkan membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا لِي ذُخْرًا وَاجْعَلْهَا لِي رِزْقًا وَلَا تَجْعَلْهَا حَظًّا وَلَا نَصِيبًا
Allahumma ij'alha lii dzukhran waj'alha lii rizqan wa laa taj'alha hazzan wa laa nasiiban
Baca Juga: Salurkan Zakat dengan Tepat, Ini 8 Golongan yang Berhak Menerimanya, Siapa Saja?
Artinya:
"Ya Allah, jadikanlah zakat ini sebagai simpanan dan rezeki untukku, serta jangan Engkau jadikan ia sebagai keberuntungan atau bagian dari dunia semata."
Waktu yang Tepat untuk Zakat Fitrah
Zakat fitrah idealnya dibaca pada malam hari menjelang Idul Fitri, yaitu setelah matahari terbenam hingga sebelum salat Idul Fitri.
astikan membacanya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan agar ibadah lebih sempurna.
Menunaikan zakat fitrah merupakan bagian dari penyempurnaan ibadah Ramadan.
Dengan membaca niat yang benar, umat Islam memastikan bahwa zakat yang ditunaikan diterima sebagai ibadah yang sah.
Semoga kita semua dapat menunaikan zakat dengan ikhlas dan mendapatkan keberkahan di dunia serta akhirat. ***




