POJOKSATU.id, PROSES belajar membaca pada anak memang tidak bisa instan. Ayah Bunda perlu tahu, membaca itu butuh waktu, butuh rangsangan dari berbagai indera, dan pastinya harus dilakukan dengan cara yang seru.

Nah, supaya si kecil bisa lebih mudah dalam prosesnya, ada empat pilar penting yang perlu Ayah Bunda kenali sebelum mengajarkan membaca.

Yuk kita bahas satu per satu, agar Ayah Bunda bisa menyiapkan lingkungan belajar yang menyenangkan untuk si kecil.

Baca Juga: Babak Akhir Kasus Lisa Mariana-Ridwan Kamil, Hasil Tes DNA Anak Inisial CA Diumumkan Besok

Ini dia, Ayah Bunda wajib simak;

1. Kesadaran Suara

Anak perlu dilatih dulu untuk mengenali berbagai suara di sekitarnya, misalnya suara hewan, kendaraan, musik, atau bunyi benda sehari-hari.

Hal ini membantu si kecil peka terhadap perbedaan bunyi yang nantinya jadi dasar belajar membaca.

2. Kesadaran Fonologis

Tahapan berikutnya adalah memperkenalkan bunyi huruf. Ayah Bunda bisa mengenalkan lewat lagu fonetik bahasa Indonesia.

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu, Lingkungan Sehat Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak: Yuk, Ayah Bunda, Mulai dari Rumah Sendiri!

Dengan begitu, anak terbiasa mendengar suara terkecil dari sebuah kata atau benda.

3. Fonik

Fonik merupakan kegiatan bermain bunyi huruf. Anak bisa diajak menggabungkan, mengganti, atau mengisolasi bunyi huruf tertentu. Aktivitas ini akan memperkuat keterampilan membaca awal mereka.

4. Pemahaman

Membaca bukan sekadar mengeja huruf, tapi memahami arti dari bacaan. Apa yang dibaca anak harus bisa mereka pahami.

Baca Juga: Pernah Makan Ampo? Fakta Unik Camilan Tradisional dari Tanah Liat yang Jadi Warisan Budaya Jawa Timur

 

Jadi, pilihkan bacaan yang sesuai usia, penuh makna, dan dekat dengan keseharian mereka.

Nah, itu dia 4 pilar membaca yang wajib Ayah Bunda pahami agar anak bisa lebih mudah belajar membaca.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Kalau lingkungan belajar disiapkan dengan tepat, proses membaca akan jadi menyenangkan, bukan membebani si kecil. ***