POJOKSATU.id - Dalam kondisi yang sudah stres dan terbebani karena terserang penyakit kritis, tidak sedikit orang rela untuk melakukan pengobatan di luar negeri. Selain agar bisa mendapatkan fasilitas atau alat medis yang lebih modern, berobat ke negara lain juga kerap dijadikan pilihan agar mampu mendapat pendapat lain terkait penyakit yang sedang diderita.

Tidak hanya itu, di sejumlah negara juga ternyata memiliki kebijakan mengakomodasi warga asing untuk berkunjung ke wilayahnya agar bisa berobat.

Sebagai contoh, di Malaysia, pemerintah di sana bahkan menawarkan layanan pariwisata kesehatan atau medical tourism di mana para tenaga medis di sana secara khusus bertugas menangani pasien asal negara lain.

Walaupun dianggap sebagai salah satu opsi menjanjikan untuk menangani sebuah penyakit, tapi tetap saja melakukan pengobatan di luar negeri tak semudah yang diperkirakan. Nah, agar membantu Anda menjalani pengobatan di luar negeri dengan lancar, simak 4 tipsnya berikut ini.

1. Cari Informasi Seputar Fasilitas Medis Sebanyak Mungkin

Memutuskan untuk berobat di luar negeri membutuhkan banyak hal yang harus dipersiapkan. Pastikan jika Anda telah mempunyai sederet informasi seputar fasilitas kesehatan dari rumah sakit yang dituju, termasuk kualitas dokternya.

Mayoritas rumah sakit ternama dunia menjelaskan informasi yang lengkap dan menyeluruh terkait beragam fasilitas medis yang tersedia via situs resminya.

Informasi tersebut mencakup peralatan dan layanan rumah sakit, kualifikasi serta riwayat pendidikan dokter, hingga kisaran biaya perawatan dan pengobatan di sana.

Hal lainnya yang juga penting untuk dicari tahu ialah jadwal praktik dari dokter yang dituju serta testimoni pasien sebelumnya. Apabila Anda ragu untuk bisa mencari segala informasi penting seputar fasilitas medis dari rumah sakit di luar negeri, tidak ada salahnya untuk memanfaatkan jasa konsultan.

Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan informasi lengkap terkait rumah sakit yang sebaiknya dituju untuk berobat sekaligus saran langkah pengobatannya.

2. Kumpulkan Budget Pengobatan dan Akomodasi

Perlu dipahami jika biaya pengobatan di luar negeri umumnya pasti lebih mahal dibandingkan di dalam negeri. Oleh karena itu, pastikan untuk mempersiapkan anggaran atau budget pengobatan ini dengan semaksimal mungkin. Selain itu, siapkan pula anggaran untuk biaya akomodasi, termasuk biaya tidak terduga ketika tengah melakukan pengobatan di negara lain.

Setelah mengetahui perkiraan perhitungan anggaran tersebut, Anda juga perlu mempersiapkan apa saja dokumen perjalanan yang perlu dibawa. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan agar tak mengganggu proses masuk ke negara lain karena terkendala dokumen yang tidak lengkap.

Beberapa contoh dokumen yang biasanya wajib dibawa oleh warga negara lain saat ingin masuk ke sebuah negara adalah visa, paspor, riwayat medis terakhir, dan juga surat rujukan dari dokter Indonesia jika tersedia. Jika semua hal tersebut telah dipersiapkan dengan lengkap, dijamin rencana berobat ke luar negeri bisa berlangsung dengan lancar.

3. Mengajak Pendamping agar Menemani saat Pengobatan

Selama menjalani pengobatan, apalagi di luar negeri, pastikan untuk mengajak orang lain sebagai pendamping, baik itu anggota keluarga ataupun teman dekat. Tujuannya agar pihak yang berobat memiliki orang lain yang mampu membantunya memenuhi kebutuhan dan kegiatan hariannya.

Dalam kondisi normal, biasanya tak ada batasan terkait berapa banyak pendamping yang boleh dibawa untuk menemani pasien. Yang terpenting, pastikan jika orang yang menjadi pendamping tersebut terpercaya dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

4. Cek Cakupan Proteksi Asuransi Kesehatan

Hal terakhir yang perlu dipersiapkan sebelum menjalani pengobatan di luar negeri adalah mengecek cakupan proteksi yang dijamin oleh asuransi kesehatan. Bagi Anda nasabah produk asuransi tersebut, tidak sedikit polis yang menanggung biaya pengobatan sampai ke negara lain.

Terkait hal itu, Anda bisa melakukan konfirmasi melalui pihak layanan perusahaan asuransi yang bersangkutan dan mendapatkan pemahaman terkait cakupan proteksi tersebut. Selain itu, cek pula beberapa hal berikut ini sebelum memanfaatkan proteksi asuransi kesehatan untuk berobat di luar negeri.

- Status aktif pada polis asuransi.

- Memastikan layanan asuransi mencakup biaya pengobatan di luar negeri.

- Cakupan rumah sakit mitra asuransi kesehatan di luar negeri.

- Menentukan biaya perawatan dan pengobatan sesuai dengan limit atau batas pertanggungan yang diberikan asuransi kesehatan sesuai ketentuan pada polis.

Jadikan Opsi Berobat di Luar Negeri Sebagai Keputusan Tepat dengan Persiapan Optimal

Itulah 4 hal yang perlu dipersiapkan ketika berencana untuk melakukan pengobatan di luar negeri. Menjadi salah satu opsi yang layak dipertimbangkan, khususnya saat kondisi kesehatan tak mampu ditangani dokter dan fasilitas kesehatan dalam negeri, pastikan untuk mempersiapkan segala kebutuhan dengan optimal. Dengan begitu, hasil pengobatan yang lebih maksimal bisa didapatkan dan meningkatkan peluang kesembuhannya.