POJOKSATU.id - Milia adalah kondisi kulit di mana terjadi pembentukan benjolan kecil dan keras yang umumnya berukuran 1 hingga 2 milimeter di bawah permukaan kulit.

Benjolan ini biasanya berwarna putih atau kemerahan dan terasa kenyal saat disentuh.

Milia muncul ketika keratin (protein yang terdapat dalam rambut, kulit, dan kuku) terjebak di dalam folikel rambut atau kelenjar minyak kulit.

Kondisi ini dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, termasuk wajah, mata, hidung, dan pipi.

Baca Juga: 7 Cara Menghilangkan Double Chin Secara Alami, Nomor 5 Paling Efektif!

Milia di sekitar mata banyak dialami oleh banya orang. Kondisi ini cukup mengganggu penampilan karena membuat tekstur kulit menjadi tidak rata.

Walaupun sudah ditutup dengan make-up, milia tetap terlihat menonjol seperti jerawat.

Meskipun milia di sekitar mata biasanya bukan kondisi serius dan seringkali hilang dengan sendirinya, beberapa orang mungkin ingin mengatasi atau menghilangkannya karena pertimbangan penampilan.

Yuk simak penyebab milia di sekitar mata yang perlu kita ketahui sebagai berikut.

1. Kelenjar Minyak yang Tersumbat:
Milia sering terjadi ketika kelenjar minyak (kelenjar sebaceous) di bawah kulit tersumbat oleh keratin atau sel-sel kulit mati.

Ini menyebabkan pembentukan benjolan kecil yang keras di bawah permukaan kulit.

2. Kurangnya Eksfoliasi Kulit:
Ketika sel-sel kulit mati tidak terangkat dengan baik, mereka dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan milia.

Penggunaan produk perawatan kulit yang tidak sesuai atau kurangnya eksfoliasi kulit dapat mempengaruhi proses alami pengelupasan sel kulit.

Baca Juga: 3 Cara Menghilangkan Tekstur Pada Kulit Wajah, Kulit Auto Semulus Jalan Tol

3. Penggunaan Produk Perawatan Kulit yang Berat:
Beberapa produk perawatan kulit yang terlalu berat atau mengandung bahan-bahan yang dapat menyumbat pori-pori mungkin meningkatkan risiko milia.

Ini termasuk krim mata atau krim perawatan kulit yang terlalu kental.

4. Trauma Kulit atau Cedera:
Cedera kecil pada kulit di sekitar mata seperti goresan atau luka kecil yang dapat menyebabkan keratin terperangkap di bawah kulit dan membentuk milia.

5. Paparan Matahari Berlebihan:
Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan kulit dan menyebabkan masalah seperti milia.

Ini dapat terjadi karena kerusakan kulit dan peningkatan produksi keratin.

Baca Juga: 3 Brand Skincare Korea Ini Bikin Kulit Kamu Kinclong Seperti Aktris Korea!

6. Produksi Minyak yang Berlebihan:
Kelebihan produksi minyak oleh kelenjar sebaceous dapat meningkatkan risiko terjadinya milia.

Jenis kulit yang berminyak cenderung lebih rentan terhadap kondisi ini.

7. Kondisi Kulit yang Underlying:
Beberapa kondisi kulit tertentu seperti dermatitis atau rosacea yang dapat mempengaruhi keseimbangan minyak di kulit dan berkontribusi pada pembentukan milia.

Nah, penjelasan di atas merupakan penyebab milia di sekitar mata yang dapat menganggu penampilan jika dibiarkan begitu saja.

Perawatan secara rutin dengan bahan yang alami dapat mencegah atau menghilangkan milia di sekitar mata. Semoga bermanfaat.***