POJOKSATU.id - Arab Saudi dikenal luas sebagai episentrum perkembangan Islam dunia melalui dua kota sucinya, Mekkah dan Madinah.
Namun, keistimewaan negara ini tidak berhenti pada nilai religius semata, melainkan juga pada kekayaan budaya dan arsitektur yang melahirkan banyak bangunan ikonik kelas dunia.
Sebagai salah satu pusat peradaban di Timur Tengah, Arab Saudi menghadirkan perpaduan arsitektur modern futuristik dan bangunan bersejarah yang sarat makna.
Tak heran, banyak tempat di negeri ini menjadi daya tarik wisata global selain dua kota suci.
Menara Pusat Kerajaan atau Kingdom Centre Tower di Riyadh menjadi salah satu ikon paling dikenal.
Baca Juga: Menkes Kena Semprot DPR Soal BPJS PBI Dinonaktifkan, Wajar Rakyat Marah, Data Pemerintah Tak Sinkron
Berdiri setinggi sekitar 300 meter, gedung ini termasuk jajaran pencakar langit tertinggi di dunia.
Keunikan utamanya adalah jembatan kaca di lantai 99 yang menyuguhkan panorama Kota Riyadh dari ketinggian, sekaligus menegaskan wajah modern ibu kota Arab Saudi.
Di Dhahran, berdiri Ithra yang dikenal sebagai King Abdulaziz Center for World Culture.
Bangunan ini dirancang oleh firma arsitektur asal Norwegia, Snøhetta, dengan eksterior unik berupa ratusan kilometer tabung baja tahan karat.
Ithra pernah dinobatkan sebagai salah satu dari 100 Tempat Terbaik di Dunia oleh majalah TIME pada 2018, berkat konsepnya yang menggabungkan seni, budaya, dan inovasi.
Baca Juga: Viral! Pria di Live TikTok Diduga Hina Aceh Sebut 'Hama', Netizen Auto Mengamuk
Rumah Nassif di kawasan Al-Balad, Jeddah, menjadi representasi arsitektur tradisional Arab Saudi.
Dibangun pada akhir abad ke-19, bangunan ini terkenal dengan julukan “Rumah dengan Pohon”.
Selain nilai arsitekturnya, Rumah Nassif memiliki nilai sejarah tinggi karena pernah menjadi kediaman Raja Abdul Aziz Ibn Saud.
At-Turaif di Diriyah merupakan peninggalan bersejarah yang mencerminkan arsitektur Najdi tradisional.
Didirikan pada abad ke-15, kawasan ini dibangun dari batu bata tanah liat dengan motif geometris khas.
At-Turaif telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO dan menjadi simbol kejayaan sejarah Arab Saudi.
Pusat Studi dan Riset Minyak KAPSARC di Riyadh menunjukkan sisi futuristik Arab Saudi.
Dirancang oleh arsitek ternama Zaha Hadid, bangunan ini memiliki struktur menyerupai sarang lebah.
Selain tampil ikonik, desainnya juga berkonsep ramah lingkungan untuk mengurangi penyerapan panas matahari.
Hotel Ritz-Carlton Riyadh turut masuk dalam daftar bangunan ikonik yang mencerminkan kemewahan.
Terletak di jantung ibu kota, hotel ini dikelilingi taman luas, pohon zaitun tua, dan deretan palem, menghadirkan suasana elegan dengan sentuhan arsitektur klasik Arab.
Baca Juga: Jangan Khawatir! Rekening Merah di Info GTK Bukan Tanda Gagal, Begini Penjelasannya
Sementara itu, di Provinsi Medina terdapat Kota Kuno Hegra, peninggalan peradaban Nabatea yang telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pertama di Arab Saudi.
Kawasan ini memiliki lebih dari 110 makam batu yang dipahat langsung dari gurun dan bertahan selama ribuan tahun, memperlihatkan kecanggihan arsitektur kuno.
Deretan bangunan ikonik di Arab Saudi menjadi bukti bahwa negeri ini bukan hanya pusat spiritual umat Islam, tetapi juga rumah bagi warisan budaya dan arsitektur dunia.
Dari bangunan modern hingga situs kuno, Arab Saudi menyuguhkan pengalaman sejarah dan estetika yang tak terlupakan. ***




