POJOKSATU.id — Platform desain grafis online Canva kini semakin terintegrasi dengan ChatGPT.

Pengguna bisa langsung melihat, membuat, mengedit, hingga meninjau desain Canva tanpa perlu meninggalkan jendela percakapan.

Langkah ini menyempurnakan integrasi Canva-ChatGPT sebelumnya, yang hanya memungkinkan pengguna mencari dan merangkum konten Canva dari dalam ChatGPT.

Pengumuman resmi disampaikan oleh OpenAI dalam konferensi pengembang tahunan DevDay 2025 pada Senin (6/10/2025), dan dikonfirmasi langsung oleh Canva melalui keterangan tertulis, Kamis (9/10/2025).

“Awal tahun ini, kami memperkenalkan konektor riset mendalam Canva dengan ChatGPT melalui Server Canva MCP.

Baca Juga: Anggota DPR RI Meitri Citra Wardani Dukung Masyarakat Wujudkan Indonesia Nol Sampah

Kini konektor AI kami semakin berkembang — pengguna dapat membuat, mempratinjau, dan mengedit desain langsung di ChatGPT,” tulis Canva.

Riset dan Desain Kini dalam Satu Percakapan

Dengan integrasi ini, pengguna bisa memanfaatkan kemampuan riset mendalam ChatGPT untuk menyusun ide atau brainstorming konten seperti presentasi, kampanye pemasaran, hingga desain promosi.

Proses riset kini semakin mudah karena pengguna dapat mengimpor PDF atau file referensi langsung dari tautan, tanpa perlu mengunggahnya secara manual ke ChatGPT.

Setelah ide terkumpul, cukup ketikkan perintah seperti “Canva, buat pitch deck berdasarkan percakapan ini”, dan ChatGPT akan menampilkan desain presentasi langsung di layar percakapan.

Antarmuka pratinjau yang muncul memiliki tampilan serupa dengan situs atau aplikasi Canva. Pengguna juga bisa meninjau, mengubah teks, mengganti warna, atau menyesuaikan elemen desain secara langsung.

Baca Juga: Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib Mulai 2027, Kolaborasi Mapel AI dan Koding, Guru Akan Dapat Pelatihan Khusus Hingga Capai CEFR Level A2

Edit Massal dan Terjemahan Otomatis

Salah satu fitur menarik dari integrasi ini adalah kemampuan mengedit massal seluruh teks dalam desain.

Pengguna cukup menulis perintah seperti “hapus semua jargon dari presentasi ini” atau “buat presentasi ini lebih komunikatif”, maka seluruh isi slide akan otomatis diperbarui tanpa mengubah format desainnya.

Selain itu, ChatGPT juga dapat menerjemahkan isi desain ke berbagai bahasa, mempercepat proses lokalisasi konten bagi pengguna global.

“Yang dulunya membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyalin dan menempel, kini dapat dilakukan dalam satu percakapan,” tulis Canva dalam keterangannya.

Fitur Tersedia untuk Semua Pengguna ChatGPT

Baca Juga: Baru 17 Tahun atau Belum Punya KTP? Yuk, Simak Cara dan Syarat Bikin e-KTP Terbaru Biar Tak Salah Langkah di Disdukcapil

Fitur ini sudah bisa diakses mulai hari ini dalam bahasa Inggris, dan terbuka untuk semua pengguna ChatGPT — termasuk pengguna Free, Plus, maupun Pro — di luar wilayah Uni Eropa.

Ke depan, Canva berencana menambahkan kemampuan pengisian otomatis template merek menggunakan data dan wawasan terstruktur yang dihasilkan AI.

Langkah Besar untuk Ekosistem Desain Digital

Canva juga menjadi salah satu platform pertama yang memanfaatkan ChatKit, teknologi baru OpenAI yang memungkinkan antarmuka ChatGPT memiliki komponen visual interaktif.

Selain itu, Canva membuka akses bagi komunitas Canva Developers untuk berinteraksi langsung dengan dokumentasi pengembang melalui chat, demi menciptakan pengalaman aplikasi yang lebih intuitif.

Baca Juga: Reshuffle Bubur

Integrasi ini didukung sistem AI Connector dan Canva MCP Server yang memastikan keamanan data pengguna tetap terjaga.

Semua aset dan file hanya digunakan sesuai izin pemiliknya dan tidak dibagikan ke pihak ketiga.

Canva menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visinya untuk memberdayakan dunia dalam mendesain — menjadikannya sederhana, aman, dan dapat diakses oleh semua orang. ***