POJOKSATU.id — Android kini jadi sistem operasi paling populer di dunia, dari ponsel mahal sampai murah. Tapi masalah kerap muncul di ponsel murah: sering lemot dan boros data.
Untuk itu, Google menghadirkan Android Go pada 2017. Sistem operasi ini ringan banget, bisa jalan lancar di ponsel dengan RAM 512 MB sampai 1 GB.
Menurut Sameer Samat, VP Product Management Google, Android Go bekerja lebih ringan karena optimalisasi di tiga hal yaitu sistem operasi, aplikasi, dan Play Store.
Tujuan Kedatangan Android Go
-
Ponsel murah tetap lancar
Banyak ponsel murah biasanya lemot karena spesifikasi terbatas.
Android Go hadir untuk memastikan ponsel dengan RAM kecil tetap bisa berjalan lancar, membuka aplikasi tanpa macet, dan tidak bikin frustrasi penggunanya.
Jadi meskipun harganya terjangkau, pengalaman pakai tetap nyaman.
Baca Juga: Lagi Ramai Nih, POCO C85 Resmi di Indonesia, HP #SiPalingNyampe dengan RAM 16 GB dan Baterai 6000 mAh -
Hemat data internet
Internet kadang cepat habis saat pakai aplikasi berat. Android Go fokus membuat aplikasi dan sistem lebih hemat kuota.
Contohnya, YouTube Go memungkinkan menonton video setelah lihat pratinjau, atau mengunduh saat WiFi agar bisa ditonton offline.
Jadi pengguna bisa lebih hemat internet tanpa kehilangan fitur penting.
-
Aplikasi ringan dan hemat memori
Aplikasi di Android Go adalah versi “lite” atau ringan.
Baca Juga: Sudah Lama Diinginkan Bunda, Xiaomi Luncurkan Mesin Cuci Pintar Mijia, Bisa Dikontrol Lewat Suara dan Smartphone -
Mereka menggunakan lebih sedikit ruang penyimpanan dan RAM, sehingga ponsel tidak cepat penuh atau melambat.
Antarmuka juga disederhanakan agar lebih cepat dibuka dan mudah digunakan, meskipun perangkat punya spesifikasi rendah.
Android Go fokus ke negara berkembang, yang disebut Google sebagai “Next Billion Users” alias orang-orang yang baru pertama kali pakai smartphone.
Perbedaan Android Go dan Android Biasa
Play Store khusus Android Go menampilkan aplikasi hemat kuota dan penyimpanan, jadi gampang banget pilih aplikasi yang pas.
Dengan Android Go, masalah klasik ponsel murah—lemot dan boros data—bisa teratasi. Pengguna di Indonesia pun bisa merasakan Android lancar tanpa harus beli ponsel mahal.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Mahasiswa Kedokteran, Ringan tapi Performa Gahar
Android Go memang berbasis Android, tapi dibuat khusus untuk ponsel dengan RAM dan memori terbatas. Kapasitas penyimpanannya cuma setengah dari Android biasa, jadi masih ada ruang buat aplikasi dan data.
Aplikasi Android Go versi “lite”, lebih cepat dibuka dan hemat kuota.
Antarmukanya juga simpel, misalnya ada fitur Quick Settings untuk pantau pemakaian data.
Sementara Android biasa punya aplikasi versi penuh dengan fitur lengkap, tapi butuh spesifikasi tinggi.
Semoga informasi ini bermanfaat, ya.
Bantu tulis tanggapan di kolom komentar dan share info ini ya.
Akses artikel bisa dibaca melalui apps kami:
-
Versi: Android
-
Versi: iOS
-
Channel: WhatsApp
-
Fanpage: Edugov
-
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Rizq Azzahra

