POJOKSATU.id, Tangsel - Pemerintah Kota Tangerang Selatan mempercepat penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di tengah tekanan ekonomi global.
Fokusnya bukan lagi sekadar bertahan, melainkan mendorong pelaku usaha naik kelas dan menjadi penggerak utama ekonomi daerah.
Langkah ini dijalankan lewat sejumlah strategi yang berjalan bersamaan.
Mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan pemasaran berbasis digital, hingga kemudahan akses pembiayaan.
Tujuannya jelas, meningkatkan daya saing sekaligus membuka peluang kerja baru.
Pemkot Tangsel melihat UMKM sebagai sektor yang paling tahan terhadap gejolak ekonomi.
Dengan jumlah pelaku mencapai puluhan ribu, kontribusinya dinilai signifikan dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ini.
Ia menyebut UMKM sebagai usaha mandiri kreatif yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
“Oleh karena itu, pemerintah kota akan terus memberikan dukungan dan fasilitas bagi para pelaku UMKM,” kata Benyamin, Senin, 13 April 2026.
Pemerintah tidak berhenti pada upaya menjaga keberlangsungan usaha.
Pelaku UMKM didorong untuk berkembang dan mampu menembus pasar yang lebih luas.
Inovasi produk dan pemanfaatan fasilitas yang tersedia menjadi kunci dalam proses tersebut.
Dari sisi implementasi, ruang promosi hingga pengembangan produk mulai diarahkan ke ekosistem digital.
Upaya ini sekaligus menjadi respons terhadap perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin bergeser ke platform online.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel Bachtiar Priyambodo menekankan pentingnya transformasi digital dalam pengembangan UMKM.
Menurutnya, pelaku usaha harus berani beradaptasi agar tidak tertinggal.
“Salah satunya melalui pelatihan, pendampingan usaha, hingga fasilitasi pemasaran berbasis digital agar produk UMKM Tangsel mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Pendekatan ini diharapkan membuka akses pasar hingga level nasional bahkan internasional.

