POJOKSATU.id, AKTOR Hollywood Alec Baldwin secara resmi didakwa melakukan pembunuhan tidak sengaja atas penembakan yang dilakukannya saat syuting film 'Rust', yang terjadi pada 21 Oktober 2021.

Dimana, dalam insiden itu, Alec Baldwin tidak sengaja menembak hingga menyebabkan kematian direktur fotografi Halyna Hutchins. Dan, hampir dua tahun berlalu, jaksa melayangkan tuntutan resmi, Selasa (31/1/2023) waktu setempat untuk menuntaskan kasus ini.

Dilansir dari New York Post via Hollywoodlife, Rabu (1/2/2023), dakwaan melakukan pembunuhan tak sengaja sudah dilakukan oleh Jaksa Yudisial Mary Carmack-Altwies, New Mexico First.

Tak hanya Alec Baldwin, pembuat film Hannah Gutierrez-Reed juga didakwa didakwa dengan kasus yang sama, karena dianggap bertanggung jawab atas kejadia lokasi syuting.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor DA New Mexico menjelaskan, dakwaan ini semata-semata demi keadilan korban. "Jaksa Distrik dan jaksa khusus sepenuhnya fokus untuk mengamankan keadilan bagi Halyna Hutchins," kata juru bicara Kantor Kejaksaan Pertama Heather Brewer.

Jaksa Distrik dan Jaksa Penuntut Khusus Andrea Reeb lewat pertanyaan resminya menjelaskan, setelah meninjau secara menyeluruh bukti dan undang-undang negara bagian New Mexico, diputuskan bahwa ada cukup bukti untuk mengajukan tuntutan pidana terhadap Alec Baldwin dan anggota kru film 'Rust' lainnya.

BACA JUGA : Alec Balwin Merasa Tak Bersalah, Suami Korban Penembakan di Lokasi Syuting Film ‘Rust’ Marah Besar

Sementara itu, pengacara Alec Baldwin, Luke Nikas menegaskan kliennya akan melawan dakwaan itu.

“Keputusan ini mendistorsi kematian tragis Halyna Hutchins dan mewakili kegagalan keadilan yang mengerikan. Tuan Baldwin tidak punya alasan untuk percaya bahwa ada peluru tajam di pistolnya–atau di mana pun di lokasi syuting," jelasnya.

"Dia mengandalkan para profesional yang bekerja dengannya, yang meyakinkannya bahwa senjata itu tidak memiliki peluru tajam. Kami akan melawan tuduhan ini, dan kami akan menang,” sebutnya.

Sekadar mengingatkan, saat syuting film Rust, aktor 64 tahun itu memegang senjata yang ditembakkan di lokasi syuting dan mengakibatkan kematian Halyna Hutchins. Setelah kematian Halyna, keluarganya mengajukan gugatan kematian yang salah untuk mencoba mendapatkan keadilan untuknya.

Keluarga mengungkapkan kekecewaannya, karena sejak awal Alec Baldwin merasa tidak bersalah dan ogah bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi.

Matthew menuangkan perasaannya saat wawancara di acara Thursday Today Hoda Kotb, Rabu (23/2/2022).

"Saya sangat marah melihatnya berbicara tentang kematiannya secara terbuka dengan cara yang begitu rinci dan kemudian tidak menerima tanggung jawab apa pun setelah baru saja menggambarkan pembunuhannya," jelasnya.

Matthew mengatakan ada sejumlah standar industri yang tidak dipraktikkan di lokasi syuting dan seharusnya Alec Baldwin yang juga merupakan produser film itu bertanggung jawab. (nin/pojoksatu)