POJOKSATU.id, ARTIS muda Gabriel Prince kembali jadi sorotan di media sosial. Ini setelah foto dirinya berciuman dengan seorang cowok beredar luas. Tudingan sebagai penyukai sesama jenis tak terelakkan lagi muncul.
Gabriel Prince pun langsung mengklarifikasi soal foto itu lewat video yang diunggah di akun TikTok-nya, Sabtu (6/5/2023) malam. Dia mengakui foto itu benar adanya, dan memang dirinya lah yang berciuman seperti yang di gambar tersebut.
Hanya saja, putra artis Natalie Margareth ini memastikan foto itu diambil karena ada cerita di baliknya. Itu adalah bagian dari games dan bukan ciuman yang sebenarnya, karena ada kertas yang membatasi bibir antarkeduanya.
Prince pun menegaskan, dirinya pria yang normal dan bukan penyuka sesama jenis. "So yes, I am straight, but hopefully we can all start sharing some more positivity towards one another, because at the end of the day, we're all human," tulisnya.
BACA JUGA : Disodori Foto Lyodra, Gabriel Prince Panen Hujatan Usai Beri Nilai 3,5 untuk Jebolan Indonesia Itu
BACA JUGA : Usai Beri Lyodra Nilai 3,5, Prince Minta Maaf
Dia mengatakan foto tersebut harusnya tidak jadi sorotan karena banyak hal yang lebih penting untuk dibahas. "Kalau misalnya kalian tahu konteks di belakang foto itu, itu benar-benar konyol banget seperti hal yang harusnya tidak perlu dijelaskan," ujarnya.
"Jadi sebelum kalian berasumsi apa-apa, itu kita lagi main game. Dan foto tersebut ada kertas di antara bibir kita. Itu game-nya passing paper game namanya. Itu sempat viral kalau engak salah dia tahun 2021, satu atau dua tahun yang lalu," jelasnya.
"Aku yakin banyak dari kalian pernah nyoba atau pernah lihat orang-orang main game itu. Karena lagi viral pada masanya," sambungnya.
Prince menjelaskan soal tanggapan netizen yang menyebut kalau laki-laki normal harusnya malu untuk bermain game tersebut.
"Menurut aku kalau aku sudah comfortable dengan sexuality aku, aku enggak harus takut dengan games seperti itu, karena aku tahu enggak bakal rasa apa-apa gitu," tegasnya.
Dia berharap hal ini bisa berhenti dibahas, dan beralih ke hal bermanfaat lainnya. "Percayalah, ada banyak hal yang bisa kita fokuskan yang bermanfaat untuk dunia ini. Kita tidak harus fokus dengan hal kayak gini," bebernya.
Di tengah banyaknya hujatan, Prince berterima kasih masih ada yang mengerti dirinya. "Aku mengucapkan terima kasih kepada semua yang kirimin aku nice comment. Semoga kita lebih bertanggung jawab dengan kata-kata di media sosial," tuturnya.
"Kita saling respect satu sama lain, share hal positif guys, terlaalu banyak hate di dunia ini. Kita butuh ruang lebih untuk hal positif. Kita semua manusia, kita butuh waktu biar bisa tumbuh jadi orang yang lebiih baik," pungkas Gabriel Prince. (nin/pojoksatu)
