POJOKSATU.id, Purwakarta - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan perbaikan seluruh jalan di Kabupaten Purwakarta dalam kurun tiga tahun ke depan.

Target ini diusung untuk mengatasi kondisi infrastruktur yang selama ini menjadi salah satu keluhan utama masyarakat dan penggerak ekonomi lokal.

Menurut data resmi Pemerintah Kabupaten Purwakarta, dari total 1.240 kilometer jalan di wilayahnya, sekitar 776,385 kilometer masih perlu perbaikan, termasuk jalan rusak berat dan kerusakan menengah yang berdampak pada arus mobilitas warga dan distribusi barang.

Target Tinggi: 90 Persen Jalan “Mantap” dalam 3 Tahun

Pemkab Purwakarta melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menetapkan target kemantapan jalan mencapai 90 persen dalam tiga tahun, seiring arahan langsung Bupati Om Zein.

Hingga akhir 2024, kondisi jalan yang dikategorikan "mantap" tercatat sekitar 76 persen, menurun dari 84 persen tahun sebelumnya.

Rinciannya adalah sebagai berikut:

• Jalan mantap: sekitar 596 km

• Jalan tidak mantap: sekitar 30 km

• Jalan rusak berat (kritis): 150,34 km

• Jalan rusak sedang: 289,06 km

• Jalan rusak ringan: 30 km

Sisanya berada dalam kondisi baik.

Fokus Perbaikan Prioritas

Dalam arahannya, Om Zein menekankan pendekatan bertahap namun menyeluruh.

Jalan yang menjadi prioritas adalah yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan konektivitas desa-kota.

“Semua jalan rusak berat harus mulus dalam tiga tahun ke depan, tidak ada alasan,” tegas Bupati.

Pemerintah Turun Lapangan

Om Zein dan pejabat PUPR secara rutin turun langsung mengecek progres perbaikan jalan, termasuk jalan antar desa yang sudah mulai mulus.

Beberapa ruas seperti Sawit–Wanayasa, Cikeris–Pasanggrahan, serta penghubung Kelurahan Cisereuh–Tegal Munjul melalui SMPN 5 Purwakarta menjadi contoh pengerjaan yang telah tuntas dan mendapat respons positif warga.

Bupati juga aktif menyampaikan perkembangan melalui kanal resmi media sosial dan instansi pemerintah, mengajak warga untuk turut menjaga kualitas hasil pembangunan agar bertahan lama setelah diperbaiki.

Anggaran dan Strategi Pendanaan

Menurut pernyataan resmi Kepala PUPR Purwakarta, program perbaikan jalan yang masif ini membutuhkan alokasi anggaran sekitar Rp 935 miliar.

Alokasi tersebut direncanakan digunakan tidak hanya untuk perbaikan, tetapi juga pemeliharaan jangka panjang agar jalan tidak kembali rusak setelah diperbaiki.

Selain dari anggaran daerah, Pemkab Purwakarta juga membuka peluang optimalisasi sumber daya anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pusat untuk mempercepat realisasi target tiga tahun itu.

Infrastruktur Bukan Sekadar Jalan

Om Zein menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus holistik.

Selain jalan, pembangunan drainase yang baik juga menjadi perhatian penting untuk mencegah kerusakan kembali akibat genangan air, terutama pada musim hujan.

Dampak Positif untuk Ekonomi dan Mobilitas

Perbaikan infrastruktur jalan diproyeksikan memberikan multiplier effect terhadap perekonomian lokal.

Jalan yang mulus memperlancar distribusi hasil pertanian, mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta menarik investasi baru ke Purwakarta.

Dengan komitmen kuat dari Bupati Saepul Bahri Om Zein, dukungan anggaran besar, dan strategi pelaksanaan yang terukur, Purwakarta menargetkan seluruh jaringan jalan rusak dapat diperbaiki dan kembali mulus dalam tiga tahun ke depan.

Jika terealisasi sesuai target, ini akan menjadi salah satu capaian pembangunan infrastruktur penting di Jawa Barat.