POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Belakangan kondisi kesehatan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, terlihat mulai terganggu mungkin akibat banyak faktor yang mengganggu beban fikiran sebagai kepala daerah harus diselesaikan.
Kondisi ini tebtu saja cukup memprihatinkan, terlebih lagi dalam dua pekan ini Om Zein sempat marah besar, akibat ulah para pemborong nakal yang hanya mencari keuntungan semata tanpa memperhatikan kwalitas pekerjaannya.
Kondisi itu tentu saja hanya salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan Om Zein, dusamping aktifitas bupati yang cukup padat.
Terbaru, Om Zein marah besar ketika mengetahui ada pekerjaan yang dikerjakan oleh pemborong asal jadi, hanya untuk mencari keuntungan yang sebesar-besarnya
Peristiwa tersebut terjadi usai Om Zein melakukan sidak ke beberapa lokasi pekerjaan yang bersumber dari APBD. Salah satunya pekerjaan yang ada di daerah Rancah Darah.
Saat melihat langsung kondisi pekerjaan yaitu membuat gapura, orang nomor satu di Purwakarta itu tampak kecewa dengan hasil pekerjaan proyek tersebut.
Om Zein menilai kualitas pekerjaan yang tidak sesuai harapan tidak boleh dibiarkan. Ia menegaskan pemerintah daerah akan mengevaluasi pekerjaan tersebut, termasuk pihak pemborong atau kontraktor yang mengerjakannya.
Bahkan, Om Zein berjanji akan memberikan sanksi terhadap kontraktor atau pemborong yang terbukti mengerjakan proyek tidak sesuai standar dan ketentuan.
"Itu dalam tender berikutnya akan jadi catatan. Pasti ada sanksi (blacklist) ULP nanti," tegas Om Zein.
Menurutnya, setiap proyek yang menggunakan anggaran pemerintah harus dikerjakan secara bertanggung jawab dan menghasilkan kualitas pembangunan yang baik.
Ia juga mengingatkan para kontraktor agar tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi harus memperhatikan kualitas pekerjaan karena pembangunan tersebut menggunakan uang rakyat.
Namun, sebagian kalangan yang mengetahui siapa yang mengerjakan proyek tersebut sedikit meragukan bila Bupati berbuat tegas dan beranj malakukan backlist.
"Kabarnya yang mengerjakan teamnya Om Zein sendiri, yakin bakal di backlist?," ujar sumber yang meminta namanya tidak disebutkan.
Om Zein memastikan persoalan tersebut akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah agar kejadian serupa tidak kembali terjadi pada proyek-proyek pembangunan di Kabupaten Purwakarta. ***



