POJOKSATU.ID- Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka makin ramai digadang-gadangkan menjadi cawapres di Pilpres 2024 mendatang.

Nama anak sulung Presiden Jokowi itu diprediksikan akan menjadi cawapres Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Namun isu bacawapres Gibran Rakabuming Raka canter bakal berpasangan dengan Prabowo Subianto.

Lantas apa dampak Gibran terhadap elektabilitas capres bila dirinya menjadi cawapres salah satu capres tertentu.

Berikut sederet fakta terkait Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sempat berseloroh menunggu pinangan bakal capres :

1. Anak Presiden Jokowi

Pengamanat Politik Ray Rangkuti menjelaskan bahwa putra sulung Presiden Jokowi itu sangat memenuhi syarat untuk menjadi cawapres Prabowo Subianto.

Kalau Gibran memenuhi syarat, kemungkinan besar akan jadi cawapres Pak Prabowo.

Sekalipun begitu, elektabilitas Prabowo dan Gibran disebut-sebut belum tentu laris manis di Pilpres.

Bagaimanapun, pesona Gibran lebih banyak karena Pak Jokowi. Tapi tetap sangat mudah dibedakan. Bahwa Gibran adalaha anak biologis dan besar kemungkinan didukung oleh Pak Jokowi.

"Kalau Gibran memenuhi syarat, kemungkinan besar akan jadi cawapres Pak Prabowo," ujarnya.

2. Gibran Disiapkan Jokowi Jadi Cawapres

Gugatan UU Pemilu soal usia minimal capres-cawapres masih berproses di MK. Setidaknya ada tiga perkara yang sama-sama mempersoalkan batas usia minimum capres dan cawapres yang diatur dalam Pasal 169 huruf q UU Pemilu.

Hasil keputusan MK itu pun belum bisa dipasikan apakah keputusan tersebut dibacakan sebelum pendaftaran capres-cawapres pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.

Namin Pengamat Politik Ujang Kamaruddin menilai tidak merasa kaget bila nantinya Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres.

Pasalnya selain anak sulung Presiden Jokowi itu memang disiapkan menjadi cawapres dan tidak mustahil juga MK mengabulkan permohonan batas usia cawapres.

Apalagi Ketua MK sendiri merupakan kelaurganya Presiden Jokowi. Hal inilah yang menjadi penilaian masyarakat bahwa Gibran memang disiapkan menjadi cawapres.

"Kalau dikabulkan kan tidak aneh. Kan ketua MKnya istrinya ade Jokowi. Itukan emang untuk mengakomodir Gibran untuk menjadikan cawapres," kata Ujang saat dihubungi pojoksatu.id, Jumat 22 September 2023.

3. Gibran Punya Magnet Popularitas

Tak bisa dipungkiri anak orang nomor satu di Indonesia itu tentu akan mempunyai daya tarik perihal popularitas politiknya.

Kehadiran Gibran juga bila dipilih menjadi cawapres, jelas akan mendongkrak eletabilitas capresnya. Mengingat suara pendukung Bapaknya bakal beralih ke Gibran.

Dari hasil beberap Lembaga Survei elektabilitas Gibran terus naik. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA telah merekam popularitas dan kesukaan publik terhadap Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal cawapres.

Dari segi popularitas, Gibran mengungguli Menteri BUMN Erick Thohir, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar.

Popularitas Wali Kota Solo itu yang teratas dengan tingkat popularitas sebesar 66,5 persen. Di bawahnya adalah Erick Thohir (61,8 persen), Airlangga (52,3 persen), dan Muhaimin (43,1 persen). 

Selanjutnya pada tingkat kesukaan, Gibran juga berada di posisi teratas dengan angka 82,6 persen. Di bawahnya kembali ada Erick (77,1 persen), Muhaimin (62 persen), dan Airlangga (52,5 persen). 

4. Punya Empat Poin Keunggulan

Selain elektabilitas Gibran tinggi dibandingkan kandidat yang digadang-gadangkan menjadi cawapres, ternyata anak presiden Jokowi itu mempunya empat poin keunggulan dibandingkan cawapres lainnya.

Empat Poin tersebut adalah. Pertama lebih dikenal dan disukai. Kedua, kuat di Jawa Tengah. Ketiga, kuat di generasi Z dan milenial. Dan keempat, serta berasosiasi kuat dengan Jokowi yang populer.

Hal ini sesuai dengan hasil positif survei yang diselenggarakan oleh Lingkaran Survei Indonesia atau LSI Denny JA bertajuk Gibran, Generasi Milenial, dan Pertarungan Cawapres 2024 beberapa pekan lalu.

5. Punya Harta Lumaya.

Gibran terbilang politis muda, namun dengan usai yang masih muda itu, dia sudah mempunyai harta yang terbilang lumaya kaya.

Maklum, selain menjadi Wali Kota, Gibran juga mempunya ladang bisnis yang terus menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Dikutip dari LHPN Gibran tahun 2022, total harta yang dilaporkannya sebesar Rp 26.032.674.370. Sedangkan pada tahun 2021, LHKPN Gibran sebesar Rp 25.297.783.659, sehingga harta kekayaan Gibran hanya naik Rp 734.890.711.

Dari hasil LHKPN itu, mobil Mitsubishi Pajero Sport tahun 2016 miliknya sudah tidak terdaftar lagi pada LHKPN tahun 2022. Sedangkan untuk kas dan setara kas ada kenaikan, pada tahun 2021 senilai Rp 2.188.369.663.

Kemudian pada tahun 2022 kas dan setara kas senilai Rp 3.101.260.374 atau naik Rp 912.890.711.***