POJOKSATU.id - Menanamkan kesadaran akan keselamatan berkendara sejak usia dini merupakan langkah krusial dalam membentuk generasi yang lebih peduli terhadap keamanan di jalan raya.

Anak-anak tidak hanya berperan sebagai penumpang; mereka juga dapat aktif menjaga keselamatan dengan memperhatikan dan menerapkan kebiasaan-kebiasaan sederhana.

Edukasi tentang safety riding yang dimulai sejak dini akan membantu mereka tumbuh dengan kesadaran tinggi mengenai pentingnya keselamatan lalu lintas.

Dalam mendukung upaya ini, PT Daya Adicipta Motora (DAM) mengadakan kegiatan edukasi bagi anak-anak.

Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Rachmat Pambudy Pernah Masuk Bursa Menteri, Baru Jadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bapenas

Pada 16 Oktober 2024, DAM menyelenggarakan program edukasi di Safety Riding Center, yang diikuti oleh 50 siswa dari TKQ Al-Ma’arij Bandung.

Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, menjelaskan, “Program ini bertujuan untuk mengajarkan anak-anak berbagai hal terkait keselamatan di jalan, seperti cara menyeberang dengan aman, pentingnya berjalan di pinggir jalan, penggunaan sepeda yang benar, serta simulasi keselamatan saat dibonceng sepeda motor.”

Ia menekankan bahwa pemahaman ini sangat penting, karena “Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama.”

Melalui kegiatan ini, DAM berharap dapat menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama, baik sebagai pengendara maupun penumpang.

Dengan memberikan edukasi secara langsung melalui simulasi dan interaksi yang menyenangkan, diharapkan anak-anak lebih mudah mengingat dan menerapkan prinsip-prinsip keselamatan berkendara dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Pengedar Uang Palsu di Jateng, Digagalkan Tukang Pecel Ayam

“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar, tetapi juga mengingat dan mempraktikkan keselamatan berkendara,” tambah Ludhy.

Peran aktif mereka, seperti mengingatkan orang tua untuk menggunakan helm dan mematuhi aturan lalu lintas, dapat menciptakan dampak positif dalam menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman.

“Dengan anak-anak yang sadar akan keselamatan, kami berharap mereka dapat mempengaruhi orang dewasa di sekitar mereka untuk lebih mematuhi aturan,” ungkapnya.

Edukasi safety riding bagi anak-anak tidak hanya bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan di masa depan, tetapi juga untuk membentuk generasi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam berlalu lintas.

Kampanye #Cari_Aman berupaya memastikan setiap anak di Indonesia memiliki kesempatan untuk meraih cita-cita mereka dengan mengutamakan keselamatan berkendara sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari.

“Kami percaya bahwa keselamatan berkendara adalah investasi masa depan yang tidak ternilai,” kata Ludhy.

Salah satu aspek kunci dalam keselamatan berkendara adalah penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap, baik bagi pengendara maupun penumpang.

Helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu adalah perlengkapan yang penting untuk melindungi diri saat di jalan raya.

“Kami ingin semua orang, termasuk anak-anak, menyadari pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan demi melindungi diri,” tutup Ludhy.

Melalui upaya edukasi ini, diharapkan generasi muda tidak hanya memahami, tetapi juga menerapkan prinsip-prinsip keselamatan berkendara dengan baik, sehingga menciptakan jalanan yang lebih aman untuk semua.***