POJOKSATU.id — Pesatnya perkembangan otomotif di Cina membuat berbagai merek global melibatkan pabrikan Tiongkok dalam pengembangan kendaraan listrik.

Kabar terbaru datang dari merek mobil mewah asal Jerman, BMW, yang dikabarkan memilih perusahaan teknologi Cina, Momenta, untuk berkolaborasi menyediakan ADAS (Advanced Driver Assistance System) pada model terbarunya.

Langkah BMW ini bukan yang pertama di industri otomotif global. Sebelumnya, Mercedes-Benz juga telah menggandeng Momenta untuk teknologi serupa.

Menurut laporan yang beredar pada Selasa (15/7), mobil listrik BMW yang akan menggunakan ADAS dari Momenta adalah iX3, yang menjadi bagian dari seri Neue Klasse.

Baca Juga: BMW iX1 eDrive20, SUV Listrik Premium Paling Terjangkau dari BMW, Segini Harganya

Produksi iX3 Dimulai Tahun Ini

Produksi massal BMW iX3 dijadwalkan dimulai pada paruh kedua tahun ini di fasilitas perakitan BMW di Hungaria. Mobil ini direncanakan resmi diluncurkan ke konsumen pada akhir 2025.

BMW memastikan seluruh lini kendaraan dalam seri Neue Klasse akan dilengkapi teknologi ADAS dari Momenta. Selain SUV listrik iX3, sedan listrik BMW i3 juga termasuk dalam daftar penerima teknologi tersebut.

Di pasar Cina, kolaborasi BMW dengan Momenta dianggap sebagai modal penting untuk bersaing dengan produsen lokal seperti Li Auto, Aito, Xiaomi, hingga Nio.

Tidak Hanya Mobil Listrik, Tapi Juga Hybrid

Menariknya, seri Neue Klasse tidak hanya mencakup kendaraan listrik penuh, tetapi juga model hybrid. Dengan begitu, BMW berharap dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi pelanggan di berbagai segmen.

Baca Juga: BMW X3 Dinobatkan SUV Terfavorit di GIIAS 2025, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Cina Jadi Pemain Penting di Balik Merek Dunia

BMW bukanlah satu-satunya merek yang melibatkan manufaktur Tiongkok dalam pengembangan mobil listrik. Toyota, misalnya, telah mengambil langkah serupa.

Keterlibatan Cina membuat lini produk Toyota semakin kaya fitur dengan harga kompetitif. Contohnya, Toyota bZ3X yang sukses besar di pasar Tiongkok. Hanya beberapa bulan setelah peluncurannya, model ini sudah dikirim ke konsumen sebanyak 20.000 unit.

Harga Toyota bZ3X di Tiongkok mulai dari 109.800 yuan atau sekitar Rp248,9 juta. Dengan harga tersebut, konsumen sudah mendapatkan teknologi canggih, termasuk sensor Lidar.

Tidak ketinggalan, Nissan juga ikut menggandeng produsen lokal Dongfeng Motor untuk memproduksi sedan listrik N7.

Baca Juga: Si Ganteng, Jadi Mobil Listrik Station Wagon Pertama di Indonesia, Unit BMW i5 Touring Masih Terbatas, Fitur Mewah, Performa Gahar!

Respons positif membuat Nissan berencana memasarkan N7 dan model lainnya ke pasar global.

Namun, hingga saat ini belum ada kolaborasi serupa yang masuk ke Indonesia. Bahkan, kecil kemungkinan produk hasil kolaborasi merek Jepang di Tiongkok akan mengaspal di Tanah Air.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.
Bantu tulis tanggapan di kolom komentar dan share info ini ya.

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami: