POJOKSATU.id — Ketika nama Pininfarina terdengar, selalu muncul ekspektasi pada desain yang tidak biasa.
Studio legendaris asal Turin ini kembali mengejutkan dengan proyek anyar bernama Vittori Turbio, sebuah hypercar konsep yang segera bakal melakoni debut global di Miami.
Mobil ini disebut sebagai hypercar AI pertama di dunia, menggabungkan konsentrasi tenaga, aerodinamika aktif, hingga teknologi digital yang sama sekali baru.
Betul, Vittori Turbio adalah hypercar konsep garapan startup Vittori yang dikembangkan bersama studio legendaris Pininfarina dan dijadwalkan debut pada Sabtu, 4 Oktober 2025 di Miami dalam acara tertutup.
Mobil ini diposisikan sebagai “hypercar AI” pertama di dunia karena proses rancang bangunnya mengandalkan AI-assisted design.
Bukan hanya untuk bentuk, tapi juga optimasi struktur dan aliran udara—serta pemakaian metode 3D printing bertenaga AI untuk komponen rangka dan bodi.
Paketnya dipadukan dengan konstruksi material ringan (serat karbon dan titanium), aero aktif (sayap belakang dinamis, splitter depan, diffuser), dan status “running concept” sehingga spesifikasi produksi bisa berubah.
Untuk performa, Turbio menargetkan output sekitar 1.100 hp dari sistem hibrida yang mengawinkan mesin pembakaran internal—disebut V12 oleh beberapa rilis—dengan motor listrik dan paket baterai tegangan tinggi.
Pendekatan AI juga diklaim membantu penghematan massa melalui komponen titanium hasil cetak 3D serta penentuan bentuk bodi demi koefisien aerodinamika seefisien mungkin.
Keseluruhan paket inilah yang membuat Vittori menyebut Turbio sebagai era baru “AI hypercar”, sementara detail final, jadwal produksi, dan angka resmi lain akan diungkap setelah debut Miami.
Hybrid dengan Desain yang Berkarakter
Jantung pacu Vittori Turbio adalah mesin V12 6,8 liter yang dipadukan motor listrik di bagian depan. Kombinasi keduanya menghasilkan tenaga buas hingga 1.110 hp.
Soal performa, mobil ini diklaim sanggup melesat dari 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari 2,5 detik.
Meski kecepatan puncaknya masih dirahasiakan, wajar jika Vittori Turbio layak menyandang gelar hypercar sejati.
Pininfarina mengadopsi teknologi mutakhir untuk membangun Turbio.
Sasis dan bodywork diproduksi dari material karbon dan titanium, dicetak melalui metode 3D printing inovatif yang dipandu kecerdasan buatan.
Hasilnya adalah garis desain khas yang futuristis namun tetap bertenaga.
Berdasarkan sketsa resmi, Vittori Turbio menghadirkan nuansa campuran Alfa Romeo, Bugatti, hingga Lamborghini.
Bagian depannya agresif dengan kisi-kisi tapal kuda, lampu depan ramping, atap "double bubble", hingga diffuser belakang masif dengan lampu berbentuk X.
Secara proporsi, mobil ini sekilas mirip Lamborghini Revuelto. Namun karakter unik Turbio tetap terasa, dengan detail yang mengedepankan kepribadian berbeda.
Produksi Terbatas
Hypercar konsep ini hanya akan dibuat 50 unit di seluruh dunia.
Harga resminya belum diumumkan, namun besar kemungkinan Vittori Turbio akan hadir dengan opsi kustomisasi mendalam—dari warna bodi, material interior, hingga trim eksklusif sesuai selera kolektor.
Debut resminya di Miami akan jadi ajang pembuktian apakah hypercar ini hanya sekadar konsep atau benar-benar bakal menembus pasar super-eksklusif.
Semoga informasi ini bermanfaat, ya.
Bantu tulis tanggapan di kolom komentar dan share info ini ya.
Baca Juga: Nissan N6 PHEV Siap Tantang Pasar Hybrid, Mesin Hybrid Hemat Energi, Lebih Ringkas dari N7 EV
Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:
-
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Reizka Kemala Nazar



