POJOKSATU.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) telah menggandeng PT BYD Motor Indonesia dalam upaya memperluas penetrasi kendaraan listrik di Indonesia.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara kedua perusahaan.

Melalui kemitraan ini, Bank Mandiri dan BYD akan menyediakan layanan pembiayaan untuk mendukung ekspansi ekosistem kendaraan listrik.

Baca Juga: Sinopsis Film Jonah Hex: Misi Berbahaya untuk Menyelamatkan Amerika Serikat dari Ancaman Senjata Mematikan

Ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan menekankan pada bisnis yang ramah lingkungan.

Alexandra, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, menyatakan bahwa kemitraan ini sejalan dengan misi Bank Mandiri sebagai Indonesia's Sustainability Champion for A Better Future, yang bertujuan untuk mendorong perubahan gaya hidup yang ramah lingkungan di masyarakat.

Baca Juga: Perolehan Terbaru 11 Caleg Suara Tertinggi DPR RI Dapil Sumut 2, Duo Kader Golkar Melejit

"Sebagai bagian dari fungsi BUMN dalam memainkan peran sebagai agen perubahan, Bank Mandiri akan memberikan dukungan finansial dan layanan keuangan strategis kepada BYD, termasuk melalui optimalisasi perusahaan anak di bidang pembiayaan, seperti Mandiri Tunas Finance dan Mandiri Utama Finance, untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh," jelasnya pada Jumat (16/2/2024).

Selain itu, kolaborasi ini juga akan melibatkan fasilitasi pengadaan kendaraan operasional, terutama kendaraan listrik dari grup BYD, serta memanfaatkan produk perbankan digital seperti Kopra dan Livin' by Mandiri untuk memperkuat ekosistem BYD.

Baca Juga: Jokowi Ajak Masyarakat Bersabar Menyikapi Hasil Quick Count Pemilu 2024 : Percayakan Saja dengan KPU

Dia berharap kemitraan ini akan membantu dalam proses transisi menuju Indonesia nol emisi karbon (net zero emission/NZE) pada tahun 2060, sambil juga mempercepat pertumbuhan Ekonomi Hijau Indonesia melalui pengembangan produk keuangan berkelanjutan.

"Penandatanganan MoU ini merupakan langkah awal dari kerjasama yang akan terus berkembang.

Bersama-sama, Bank Mandiri dan BYD akan bekerja menuju masa depan yang lebih berkelanjutan, di mana pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan," tambahnya.

Baca Juga: Jokowi Pastikan Stok Beras Aman di Pasar Induk Cipinang, Meski Harga Meningkat

Perlu dicatat bahwa hingga akhir Desember 2023, total portofolio berkelanjutan Bank Mandiri telah mencapai Rp 264 triliun dengan pangsa pasar yang terus meningkat.

Dari jumlah tersebut, portofolio hijau mencapai Rp 129 triliun, meningkat 21,4% YoY, sementara portofolio sosial mencapai Rp 135 triliun, meningkat 10,6% dari tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, portofolio berkelanjutan Bank Mandiri berhasil meningkat sebesar 15,4% dari tahun 2022.

Baca Juga: Tak Kalah Penting, Ini Dia Fungsi Lampu Penerang Plat Nomor Sepeda Motor

Pembiayaan hijau ini difokuskan pada sektor-sektor berkelanjutan, termasuk energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga air, panas bumi, transportasi, dan ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir.

"Bank Mandiri telah membentuk ESG Desk sebagai titik kontak khusus bagi nasabah, terutama dalam segmen korporat.

Kami menyediakan solusi pembiayaan berkelanjutan seperti Green Loan, Sustainability Linked-Loan, serta pembiayaan korporat dalam transisi, serta bertindak sebagai penasehat bagi perusahaan dalam pembuatan Kerangka Kerja ESG," pungkas Alexandra.***