POJOKSATU.id - Kasus cacar monyet (monkeypox) di Indonesia semakin menyebar.
Penyakit cacar monyet telah menyebar ke tiga provinsi dan beberapa penderitanya kini sedang menjalani tindakan isolasi.
Hingga saat ini, total kasus cacar monyet mencapai 27 orang yang tersebar di Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
Cacar monyet disebabkan oleh virus monkeypox.
Virus yang menyebabkan cacar monyet memiliki kemampuan berinkubasi (masuk ke dalam tubuh dan mulai menunjukkan gejala) dalam waktu yang singkat, berkisar antara 4 hingga 20 hari.
Baca Juga: Virus Monkeypox Mulai Menyebar ke Jawa Barat, 1 Orang Bogor Diisolasi karena Cacar Monyet
Seseorang yang terkena cacar monyet dapat mengalami gejala awal seperti demam, ruam pada kulit, sakit kepala, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri punggung, nyeri otot, dan lemas.
Selain ditularkan dari hewan ke manusia, ternyata cacar monyet juga dapat menular dari manusia ke manusia.
Ini dia 5 cara penularan cacar monyet yang perlu diwaspadai.
Baca Juga: Kasus Cacar Monyet Muncul di Kota Bandung, Pemkot Imbau Masyarakat Perhatikan Ini
1. Kontak Fisik dengan Hewan Sakit
Cacar monyet dapat menular ketika terjadi kontak fisik dengan hewan yang terinfeksi monkeypox, seperti digigit atau dicakar oleh hewan tersebut.
Selain itu, penyebaran cacar monyet juga dapat terjadi melalui kontak dengan darah, cairan tubuh, ruam kulit, atau mukosa (lapisan kulit dalam) hewan yang terinfeksi.
Beberapa hewan yang dapat menularkan cacar monyet termasuk anjing, kelinci, tikus, mencit, monyet, landak, dan rusa.
Untuk mencegah penularan virus monkeypox dari hewan, disarankan untuk menghindari kontak fisik dengan hewan liar, terutama yang terlihat sakit atau sudah mati.
Baca Juga: Kasus Terus Bertambah, Ini 5 Cara Mencegah Penularan Cacar Monyet
2. Mengonsumsi Daging Hewan yang Terinfeksi
Selain melalui kontak langsung, penyebaran virus cacar monyet juga bisa terjadi saat mengonsumsi daging atau darah hewan yang terinfeksi.
Oleh karena itu, jika kamu memutuskan untuk mengonsumsi daging hewan, pastikan untuk memasaknya dengan benar hingga matang.
3. Kontak Fisik dengan Penderita Cacar Monyet
Cacar monyet bisa menyebar dari manusia ke manusia melalui kontak fisik dengan seseorang yang terinfeksi.
Virus monkeypox dapat ditularkan melalui interaksi seperti berjabat tangan, bersentuhan dengan kulit, berciuman, dan juga melalui hubungan seksual dengan seseorang yang menderita cacar monyet.
Penyebaran cacar monyet dapat terjadi melalui cairan pernapasan, bisul, atau luka pada tubuh pengidap.
Biasanya, cacar monyet lebih mudah menular saat ada kontak dengan luka pada tubuh penderita.
Baca Juga: Cacar Monyet Muncul di Jakarta, Penyakit Misterius Tanpa Riwayat Perjalanan Luar Negeri
4. Berhubungan Badan dengan Penderita Cacar Monyet
Cacar monyet bisa menular melalui hubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi virus monkeypox.
Selain itu, penularan cacar monyet juga dapat terjadi saat melakukan pelukan, pijatan, ciuman, atau berinteraksi dekat dengan penderita monkeypox dalam jangka waktu yang cukup lama.
5. Menyentuh Barang Penderita Cacar Monyet
Penularan cacar monyet dapat terjadi jika kamu menyentuh benda-benda yang telah terkontaminasi virus monkeypox.
Benda-benda tersebut meliputi pakaian, handuk, seprei, tempat tidur, atau barang-barang lain yang dimiliki oleh penderita cacar monyet.
Mungkin saja cairan pernapasan atau tetesan dari luka penderita menempel pada benda-benda tersebut, sehingga penularan bisa terjadi melalui kontak dengan benda-benda tersebut.
Itu dia lima cara penularan cacar monyet yang perlu diwaspadai.***
