POJOKSATU.id - Sebuah postingan di media sosial Facebook mengandung narasi yang mengklaim bahwa Guru Besar Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin, Banten, yaitu Profesor Suparman Usman.

Profesor Suparman Usman mengajak masyarakat memboikot Google dan YouTube karena akan merilis trailer film yang merendahkan Nabi Muhammad.

Berikut isi narasi itu selengkapnya: Info penting dari Prof. DR. H. Suparman Usman (Dosen Guru Besar IAIN SMHB Serang & Untirta Srg).

Hari ini dan besok jgn access Google & Youtube karena Google dan Youtube akan melounching film trailer degrading Nabi Muhammed SAW.

Baca Juga: HOAKS! Surat Validasi Data Seleksi CASN Tahun Anggaran 2023, BKN Ingatkan Masyarakat Berhati-hati

Tujuannya disebutkan adalah memberikan kerugian finansial pada Google.

Namun, pengecekan fakta dari Tempo menunjukkan bahwa Profesor Suparman Usman membantah klaim tersebut.

“Itu bukan dari saya, nggak tahu itu dari mana asalnya, kok muncul nama saya,” kata Profesor Suparman Usman, Jumat, 15 Desember 2023.

Menyatakan bahwa dia tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengajak pemboikotan terhadap Google dan YouTube.

Ia menegaskan bahwa narasi tersebut tidak berasal darinya dan bahwa ia tidak memiliki keterlibatan dalam isu tersebut.

Baca Juga: Hoax! Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Rumah Sakit Jiwa, Hindari Fitnah, Cek Faktanya

Dalam konteks yang lebih luas, narasi ini mengingatkan pada kontroversi film "Innocence of Muslims" pada tahun 2012, yang merinci bahwa trailer film tersebut mengakibatkan protes, pemboikotan, dan kerusuhan di komunitas Muslim.

Namun, pernyataan Prof. Suparman Usman tidak terkait dengan isu ini.

Kesimpulan dari verifikasi fakta oleh Tempo menyatakan bahwa klaim tentang Prof. Suparman Usman mengajak masyarakat memboikot Google dan YouTube terkait dengan trailer film yang merendahkan Nabi Muhammad adalah tidak benar.***