POJOKSATU.id — Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat kejutan.
Kali ini giliran Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel, yang ditangkap lewat operasi itu.
“Benar,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis (21/8/2025).
Fitroh menegaskan OTT itu terkait dugaan pemerasan.
Tidak hanya Noel, terdapat sekitar 10 orang lainnya yang juga diamankan. KPK kini memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap.
Siapa Immanuel Ebenezer “Noel”?
Nama Noel bukan sosok asing di dunia politik. Ia lahir di Riau, 22 Juli 1975, dan menempuh pendidikan Sosiologi di Universitas Satya Negara Indonesia.
Baca Juga: 10 Orang Terkena OTT KPK, Wamenaker Immanuel Ebenezer Salah Satunya
Pada 21 Oktober 2024, Noel resmi diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan mendampingi Prof. Yassierli.
Sebelumnya, Noel dikenal sebagai aktivis 98 sekaligus pendiri Jokowi Mania (JoMan), kelompok relawan pendukung Jokowi.
Ia bahkan pernah menjabat Komisaris Utama PT Mega Eltra, BUMN anak usaha Pupuk Indonesia, sebelum diberhentikan pada 2022.
Dalam kontestasi politik 2024, Noel sempat mendukung Ganjar Pranowo melalui relawan Ganjar Mania, namun kemudian berbalik arah mendukung Prabowo Subianto dan menjadi Ketua Umum relawan Prabowo Mania.
Ia juga pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari dapil Kalimantan Utara, meski gagal meraih kursi.
Kontroversi Noel
Tak hanya karier politiknya yang berliku, Noel kerap menimbulkan kontroversi.
Pada Februari 2025, ia sempat melontarkan ucapan “kabur aja lah” yang viral dan dianggap menyinggung publik.
Baca Juga: Menaker Respon Tuntutan Buruh Mengenai Kenaikan UMP 10,5%, Dibahas pada September—Oktober
Di sisi lain, kisah hidupnya juga pernah menginspirasi.
Noel mengaku pernah menjadi driver ojek online (ojol) pada 2016 bersama anaknya.
Cerita itu sempat viral karena memperlihatkan sisi lain seorang aktivis yang akhirnya duduk di kursi kekuasaan.
Jejak OTT KPK 2025
OTT Noel ini menambah panjang daftar penangkapan yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2025.
-
Maret 2025 – OTT anggota DPRD dan pejabat Dinas PUPR Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.
-
Juni 2025 – OTT terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara.
-
7–8 Agustus 2025 – OTT di Jakarta, Kendari, dan Makassar terkait proyek RSUD Kolaka Timur.
-
13 Agustus 2025 – OTT di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, mengenai dugaan suap kerja sama pengelolaan kawasan hutan. Sebanyak 20 orang diamankan, termasuk pejabat eselon II.
-
20 Agustus 2025 – Noel kembali terjaring dalam OTT di Kemenaker, kali ini dikaitkan dengan dugaan pemerasan.
Prosedur Hukum Selanjutnya
KPK menegaskan masih mendalami bukti-bukti yang ditemukan dalam OTT Noel. Proses pemeriksaan terhadap belasan orang yang ditangkap terus berjalan.
Dalam aturan hukum, KPK diberi waktu 1x24 jam untuk menentukan apakah pihak yang ditangkap akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.
Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:
-
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Reizka Kemala Nazar




