POJOKSATU.id— Jagat media sosial kembali dibuat heboh setelah sebuah video memperlihatkan sedan BMW berwarna putih melaju di jalanan sambil penumpangnya merokok dan mengeluarkan asap dari jendela mobil.
Kejadian ini viral karena mobil tersebut tampak menggunakan pelat dinas Kementerian Pertahanan (Kemhan) bernomor 51692-00, yang selama ini dikenal sebagai atribut resmi kendaraan negara.
Video yang awalnya beredar di TikTok itu kemudian menyebar ke berbagai platform, memancing beragam komentar.
Baca Juga: Lurah Plawad Ajak Warga Kolaborasi di Momen Isra Mi’raj
Banyak warganet menduga kendaraan tersebut milik pejabat Kemhan, terlebih karena pelatnya adalah pelat dinas yang tidak bisa dipakai sembarangan.
Namun dugaan itu langsung terbantahkan setelah Kemhan mengeluarkan klarifikasi resmi.
Kementerian Pertahanan memastikan bahwa pelat dinas yang terpasang di BMW tersebut bukan pelat sah.
Penegasan itu disampaikan langsung oleh Kepala Biro Umum Setjen Kemhan, Marsekal Pertama TNI Toni Setiawan.
Baca Juga: Coach Eko Purdjianto Jawab Tantangan Perdana, PSMS Sukses Kalahkan Adhyaksa FC
"Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa pelat tersebut palsu dan tidak sah, serta tidak pernah diberikan izin penggunaannya,"
Ujar Toni dalam keterangannya, dikutip pojoksatu.id dari kompas.com Minggu (11/1/2026).
Kemhan menjelaskan bahwa pelat bernomor 51692-00 tersebut dulu pernah digunakan secara resmi.
Baca Juga: Lurah Plawad Ajak Warga Kolaborasi di Momen Isra Mi’raj
Namun masa berlakunya telah berakhir pada 1 Juni 2025 dan tidak pernah diterbitkan kembali.
Artinya, penggunaan pelat tersebut pada BMW putih itu merupakan bentuk penyalahgunaan pelat dinas.
Toni juga menegaskan bahwa kendaraan dinas Kemhan memiliki standar yang jelas, baik dari segi warna maupun jenis kendaraan.
BMW sedan, apalagi berwarna putih, tidak masuk dalam daftar inventaris kendaraan dinas Kemhan.
Baca Juga: Lurah Plawad Ajak Warga Kolaborasi di Momen Isra Mi’raj
Seluruh kendaraan resmi instansi itu berwarna hitam dan terdaftar dalam sistem administrasi yang ketat.
Fenomena ini sekaligus memperlihatkan betapa mudahnya publik tersulut oleh tampilan luar kendaraan yang terlihat meyakinkan.
Warganet sempat berspekulasi bahwa pengendara mobil adalah pejabat atau kerabat pejabat, namun klarifikasi Kemhan meruntuhkan seluruh dugaan tersebut.
Baca Juga: Lurah Plawad Ajak Warga Kolaborasi di Momen Isra Mi’raj
Kini fokus berpindah pada upaya penegakan hukum dan identifikasi pengguna BMW tersebut.
Kementerian Pertahanan juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya.
Termasuk saat melihat pelat dinas yang penggunaannya sangat ketat dan diawasi.***




