POJOKSULSEL, MAKASSAR - Unit khusus The Signature Collection by Alex Bayu di Apartemen Sudirman Suites Makassar mulai diluncurkan, Kamis, 2 Februari 2023. The Signature Collection by Alex Bayu hanya empat unit. Harga per unit mulai Rp6 miliar.

Tipe terbaru Sudirman Suites Makassar tersebut dirancang oleh arsitek interior kenamaan Alex Bayusaputro. Arsitek menghadirkan nuansa interior yang formal, mewah dan elegan. Sehingga penghuni unit bisa merasakan kualitas premium saat berada di ruangan tersebut.

Chief Project Marketing PT Indonesian Paradise Property Tbk, Reagan Halim mengatakan, The Signature Collection by Alex Bayu adalah unit spesial di Apartemen 31 Sudirman Suites yang akan menjadi apartemen termewah dan termahal di Kota Makassar.

"Unit itu akan memenuhi keinginan warga Kota Makassar yang ingin tinggal di pusat kota dengan selera hight,"kata Reagan.

Pada kesempatan yang sama, Reagen mengatakan, unit khusus yang dihadirkan 31 Sudirman Suites melengkpai tiga tipe yang sudah ada sebelumnya, yaitu Private Suites, Premier Suites, dan 2 Bedroom Suites.

Reagen menjelaskan, pihaknya sengaja meluncurkan unit terbatas dengan harga tinggi, untuk menjaga posisi produk 31 Sudirman Suites Makassar.

Saat ini, kata dia, serah terima unit kepada user sudah mencapai 115 unit dari 231 unit yang ada. Para user merupakan kalangan profesional, pengusaha, dan publik figur.

"70 persen adalah an user dan 20 persen semi an user dan 10 persen investor untuk disewakan tahunan atau bulanan. Rate sewa berada di angka Rp15 juta per bulan untuk tipe dua kamar," jelasnya.

Baca juga

Pemprov Sulsel Kucur Bantuan Keuangan Rp25,5 M Perbaikan Jalan Pantilang-Rantepao

Dinkes Sulsel Pastikan Stok Vaksin Booster Kedua Cukup

Timsel Buka Pendaftaran Calon Anggota Bawaslu Sulsel Mulai 10-20 Februari

Sementara, President Director & CEO PT Indonesian Paradise Property Tbk, Anthony Prabowo Susilo optimistis bahwa posisi ekonomi Indonesia secara fundamental terkuat.

Menurutnya, tahun 2023 menjadi angin segar bangkitnya sektor properti setelah diterpa kondisi sulit Pandemi Covid-19 pada tahun 2020-2022.

"Pandemi Covid-19 tidak membuat kami mengendurkan aktivitas bisnis bahkan dengan berbagai adaptasi dan penerapan strategi yang tepat kami terus melangkah dan kian ekspansif," kata Anthony.

Terlebih, kata dia, semua proses pembiayaan dan tender sudah selesai. Sehingga 2023 hanya fokus pada proses eksekusi dan penyelesaian proyek.

(fadli/pojoksulsel)