POJOKSATU.id, JAKARTA - Polisi menyisir lokasi kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, Jumat (3/3/2023) malam.

Penyisiran lokasi dilakukan dalam rangka investigasi penyebab kebakaran di depo bbm yang sudah beroperasi sejak 1974.

Tim Puslabfor Bareskrim Polri telah tiba di lokasi kejadian dan segera melakukan olah TKP Saat ini, mereka tinggal menunggu izin dari pihak Pertamina, sebelum melakukan investigasi tersebut.

"Sudah hadir Kapuslabfor Mabes Polri, di sini tentu akan lakukan bersifat scientific. Semalam kita fokuskan pemadaman, pendinginan kemudian HSE (Health Safety Environment) dari Pertamina clear baru kita lakukan penanganan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Sabtu (4/3/2023).

Sementara itu, Kapuslabfor Mabes Polri Brigjen Haris Aksara menyebut pihaknya akan menelusuri titik pertama api muncul. Untuk investigasi, polisi masih menunggu izin dari Pertamina untuk masuk ke kawasan depo karena sebagai kawasan terbatas sekaligus objek vital.

BACA : RS Polri Baru Terima 14 Kantong Jenazah Korban Kebakaran Depo Pertamina, Kondisinya Mengenaska

"Kita akan koordinasi lagi di koramil, kalau dianggap itu clear di HSE, kita akan segera olah TKP. Cuma kita belum tahu apakah masih ada korban tertimbun," kata Haris.

Hari menambahkan, timnya sudah siap di lokasi sejak dini hari. Puslabfor bersiaga dan siap bergerak bila sudah mendapat izin.

"Kalau anggota sudah standby dari tadi malam dari jam 2, hanya untuk masuk ke lokasi pertamina perlu safety perlu keamanan, karena ini api. Jangan sampai ketika anggota masuk, belum dianggap aman sehingga juga berbahaya untuk anggota," ujarnya.

Sebagai informasi, kebakaran di Depo BBM Plumpang terjadi pada Jumat (3/3/2023) sekitar pukul 20.20 malam. Penyebab kebakaran sampai sekarang belum diketahui, namun warga sekitar sempat mencium aroma bensin yang menyengat sebelum api menjalar pemukiman. (fandi/pojoksatu)