POJOKSATU.ID – Inilah tampang pelaku penganiayaan seorang nenek bernama Asyah (76) di Cianjur, Jawa Barat.
Seperti diketahui, pelaku yang disinyalir bernama Ahmad Jarkasih ini telah ditangkap polisi usai melakukan tindak pidana.
Yang mana, dirinya berakhir diamankan lantaran tega menganiaya nenek tersebut hingga mengalami luka lebam di sekujur tubuh.
Baca Juga: Ormas Islam Ini Apresiasi Ide Presiden Prabowo Mau Bangun Kampung Haji di Mekkah
Berdasarkan informasi dihimpun, korban berakhir dianiaya tidak lama setelah dituduh sebagai penculik anak.
Sebagaimana halnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media jawapos.com pada Selasa (6/5/2025).
Dalam artikelnya, pelaku dikonfirmasi telah diamankan pihak kepolisian usai terbukti melakukan kejahatan.
Baca Juga: Guru Non ASN! Bukan Cuma 2 Juta melainkan 3 Juta, Guru Ini Akan Dapat Dari Pemerintah!
Sedangkan, pelaku lainnya masih diburon aparat penegak hukum lantaran berhasil melarikan diri.
“Polisi kini telah menangkap seorang tersangka bernama Ahmad Jarkasih,” jelas dikutip dalam laporan artikel.
“Masih memburu seorang tersangka lainnya yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) bernama Kohar,” lanjutnya.
Seperti diketahui, Diketahui, insiden mengenaskan ini terjadi saat korban hendak pulang ke rumah usai mencairkan dana pensiun sang suami pada Minggu (4/5/2025).
Saat di pertengahan jalan, korban meminta tolong kepada seorang anak kecil untuk menuntunnya ke tempat tinggalnya.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur AKP Tono Listianto.
Baca Juga: Analisa Dibalik Batal Mundurnya Hasan Nasbi, Ditukarkan dengan Kembalinya Posisi Letjen Kunto Arief
Tono menuturkan dengan jelas bahwa nenek tersebut memang meminta tolong kepada seorang anak kecil saat hendak pulang.
“Pada saat korban akan pulang ke rumah anaknya, setelah turun dari angkot,” jelasnya usai terima pernyataan korban.
“Korban meminta untuk diantar kepada anak kecil ke rumah anaknya di daerah Kampung Padalengsar," lanjutnya.
Baca Juga: Ju Ji hoon dan Kim Tae ri Sabet Gelar Aktor dan Aktris Terbaik di Ajang Penghargaan Bergengsi Korea
Namun, hal mengenaskan justru terjadi ketika anak yang menuntunnya tiba-tiba lari meninggalkan dirinya.
Warga setempat yang melihat hal tersebut sontak teriak dan menuduh bahwa korban merupakan seorang penculik anak.
Atas tuduhan tersebut, korban diamuk warga setempat hingga berakhir memiliki luka lebam di bagian tubuhnya.
Baca Juga: Zona Bebas Komentar: Mengapa Google Maps Gka Bisa Review Soal Pelayanan Kepolisian?
“Pelaku berjumlah dua orang melakukan penganiayaan terhadap korban karena terpengaruh oleh hasutan,” jelasnya.
“Bahwa anak pelaku telah diculik oleh korban sehingga pelaku emosi kemudian menampar dan memukul korban di bagian muka, leher dan kepala,” lanjutnya. ***



