POJOKSATU.ID – Kasus pengendalian situs judi online di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah hangat jadi perbincangan publik.
Bagaimana tidak, beberapa Pegawai hingga pejabat Komdigi terlibat kasus pengamanan situs judi online.
Dalam hal ini, eks Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Budi Arie Setiadi membeberkan sosok yang terlibat kasus tersebut.
Diantaranya yakni eks Komisaris PT Hotel Indonesia Natour (HIN) Zulkarnaen Apriliantony alias Tony dan Pegawai Komdigi Denden Imadudin.
“Betul Zulkarnain Apriliantony alias Tony. Iya (Denden Imadudin) sudah lama kami curigai,” ucap Budi yang dikutip Pojoksatu.id dari akun X milik @PartaiSocmed.
Lebih lanjut, Denden diketahui memiliki jabatan yang cukup strategis di Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) yang sekarang disebut Komdigi.
Yang mana, pejabat Komdigi ini disinyalir memiliki wewenang yang seharusnya dalam pemberantasan situs judi online.
“Salah satu pejabat Komdigi yg ditangkap. Denden Imadudin Soleh, Ketua Tim Keamanan Informasi Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika,” dikutip dari portal Pojoksatu.id.
Namun, jabatan tersebut digunakan Denden untuk hal yang tidak pantas dengan mencari keuntungan pribadi.
Berdasarkan informasi yang beredar, Denden diketahui sering melaksanakan ibadah umroh dengan mengenakan jam yang diduga senilai ratusan juta rupiah.
Baca Juga: 5 Sifat Ini Bisa Membuat Dia Tergila-Gila, Tanpa Perlu Tampilan Sempurna!
Dalam unggahan akun tersebut terlihat jelas memperlihatkan sosok Denden yang tengah melaksanakan ibadah umroh dengan jam tangan mewah.
Tidak heran, beberapa warganet turut mencecar tindakan Denden lantaran menjadi sosok kuat dibalik kasus judi online di Komdigi.
“Denden Imaduddin karyawan komdigi yg jadi salah satu tersangka pelindung situs Judol. Hedon dan umroh pakai uang Judol,” tulis akun @MurtadhaOne1.
“Rolex yg dia pake harganya 400-500an (juta) yg jam kedua kayaknya hublot deh,” ketik @jem#*$ di kolom komentar.***



