POJOKSATU.ID - Baru-baru ini, media sosial diramaikan dengan keluhan dari para konsumen terkait tagihan listrik yang melonjak drastis pasca berakhirnya program subsidi 50 persen.

Banyak yang terkejut mendapati tagihan listrik mereka naik hingga dua kali lipat dari biasanya.

Keluhan ini bermula dari unggahan seorang pengguna media sosial dengan akun @Lagigabutini yang mempertanyakan apakah ada pengguna lain yang mengalami lonjakan tagihan listrik setelah subsidi 50 persen berakhir.

Unggahannya tersebut mendapat banyak respon dari warganet lainnya yang juga mengalami hal serupa.

Baca Juga: Jangan Sampai Ketinggalan! Info Penting PIP: Cek Rekening Simpel Sekarang

Salah satu akun, @inilah_com, bahkan menyebutkan bahwa tidak hanya tagihan listrik yang naik, tetapi juga tagihan PDAM.

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai penyebab kenaikan tagihan yang signifikan ini.

Sementara itu, akun @itg77.real memberikan tanggapan yang cukup menarik.

Ia menyebutkan bahwa diskon yang diberikan selama masa subsidi sebenarnya adalah tagihan yang tertunda.

Baca Juga: INFO Dari Operator Pusat! Tunjangan Profesi TPG Cair Setelah Lebaran, Ini Jadwal dan Kode Penting!

Hal ini mengindikasikan bahwa kenaikan tagihan saat ini adalah akumulasi dari tagihan yang seharusnya dibayarkan selama masa subsidi.

Menanggapi keluhan ini, akun @ngertisaham menyarankan agar para konsumen memeriksa kembali tagihan listrik dan pemakaian kWh token bulan ini.

Hal ini penting untuk memastikan apakah kenaikan tagihan tersebut sesuai dengan pemakaian atau ada kesalahan dalam perhitungan.

Keluhan mengenai lonjakan tagihan listrik ini tentu menjadi perhatian publik.

Banyak yang merasa keberatan dengan kenaikan tagihan yang tiba-tiba dan signifikan ini.

Diperlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait mengenai penyebab kenaikan tagihan ini atau memang penggunaan bulan ini lebih banyak.***